Kabar Golkar

Menko Airlangga: Transformasi Digital Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Oleh · · Kabar Nasional

Menko Airlangga: Transformasi Digital Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menko Airlangga: Transformasi Digital Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Airlangga menjelaskan Pemerintah melalui Gerakan '100 Smart City' telah menyusun masterplan dan quick win smart city untuk 100 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Adapun fokus pembangunan Smart City ditekankan pada 6 pilar utama, yaitu Smart Governance, Smart Mobility, Smart Economy, Smart Living, Smart People, dan Smart Environment.

"Pemerintah juga sedang menginisiasi penyusunan Kerangka Strategi Transformasi Digital sebagai pedoman dalam menerapkan proses digitalisasi yang diarahkan pada 3 sektor strategis, yaitu Pemerintah Digital, Ekonomi Digital dan Masyarakat Digital, di mana implementasi Smart City merupakan salah satu indikator dalam pengembangan Pemerintahan Digital dan menjadi target secara sektoral maupun nasional," kata Airlangga.

Tantangan

Airlangga juga menjelaskan jika saat ini masih terdapat tantangan yang perlu diatasi bersama agar tercipta ekosistem ekonomi digital yang baik. Indeks Inovasi Global Indonesia di tahun lalu masih berada di ranking ke-85 dari 131 negara dan Indeks Literasi Digital Indonesia 2020 berada pada skala sedang. Ketersediaan akses internet yang masih didominasi Pulau Jawa juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan ekosistem ekonomi digital.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah berkomitmen mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendukung penguatan dan perluasan akses internet bagi masyarakat Indonesia sehingga transformasi digital dapat diakselerasikan.

"Ke depannya, pulsa dan internet akan jadi bahan pokok," imbuh Airlangga.

Melalui transformasi digital diproyeksikan akan tercipta tambahan pertumbuhan PDB hingga 1 persen per tahun. Artinya akan mampu mendukung terwujudnya 2,5 juta lapangan kerja tambahan, 600 ribu talenta digital setiap tahun. Kemudian 50 persen UMKM yang terdigitalisasi (sekitar 30 juta yang siap on board), 82,3 persen pengguna internet, serta 5 ribu start-up baru.

Pada 2024, Indonesia diharapkan sudah dapat mencapai berbagai peringkat yang lebih baik di tingkat global, seperti dalam Survei E-Government Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indeks Daya Saing Digital Institute for Management Development (IMD), Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PBB; serta Indeks Kemudahan Berbisnis Bank Dunia.

"Target-target tersebut akan dapat tercapai jika mendapat dukungan dan sinergi dari berbagai stakeholders. Saya yakin dengan kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan swasta, pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan akan lebih cepat tercapai dengan kualitas yang mumpuni. Apalagi Indonesia akan jadi emerging country pertama yang memegang tampuk presidensi G20 tahun depan, sehingga kami juga butuh masukan dari dunia usaha untuk disuarakan ke tingkat global," papar Airlangga.