Golkar Institute Gelar Dikpol di Kupang bagi Kader Milenial
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Nasional
Ketua Panitia Dikpol dan Kebijakan Publik, Aksa Yuniorita Blegur mengatakan, segala persiapan sudah dikemas matang. Peserta yang mengikuti kagiatan itu berjumlah 60 orang yang datang dari DPD II Golkar Kabupaten dan Kota se NTT, juga kader Golkar di DPD I serta kalangan masyarakat luar. “Semua peserta setelah mendaftar dilakukan ferivikasi oleh DPP Golkar dan 60 orang ini dinyatakan lolos menjadi peserta. Ada syarat batasan usia bagi peserta yaitu maksimal 40 tahun dan minimal Sarjana atau S1,” jelas Nitta Blegur.
Nitta Blegur, politisi cantik dari kabupaten Alor ini mengatakan, lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19 maka protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat selama pelaksanaan kegiatan. “Para peserta, panita dan semua yang hadir dalam kegiatan tersebut wajib menjalankan swab antigen yang disiapkan oleh Yellow Clinic di arena kegiatan,” ujarnya.
Sekretaris panitia Vinsen Bureni menambahkan, alasan memberikan prioritas peserta bagi kalangan milenial karena tuntutan sekarag di Partai Golkar, kelompk milenial ini mesti dibangun keterampilan dan komuniksi politik. ”Di ajang Dikpol ini banyak ilmu yang akan ditularkan oleh para pembicara mulai dari ketrampilan dasar hingga pada urusan kebijakan publik. Ini akan menarik karena datang dari berbagai latar bakang,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD I Golkar NTT, Ans Takalapeta mengungkapkan, secara nasional UU Parpol menugaskan semua parpol untuk memberikan pendidan politik bagi masyarakat. Meski demikian, dalam pelaskansaan tidak banyak juga yang melaksanakan pendidikan politik. “Dikpol yang kita gelar ini memberikan kesempatan juga kepada masyarakat umum. Golkar bahkan memberikan kesmepatan besar bagi milenial dan quota 30 persen peserta dari kalangan perempuan. Ini ajang Golkar mempersiapkan secara dini kader yang mau berkiprah di dunia politik. Dan, Dikpol ini merupakan Dikpol Nasional yang diselenggarakan di Kupang,” ujar mantan Bupati Alor dua periode ini.