kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, meski sekolah terbiasa melakukan imunisasi rutin bagi anak didik, namun untuk vaksin Covid-19 anak usia 6-11 tahun tetap harus memperhatikan sejumlah hal.
Diantaranya, penerapan protokol kesehatan dan memastikan setiap orang dewasa yang terlibat sudah divaksin lengkap.
"Meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak sekolah untuk terus mematangkan pelaksanaan vaksinasi di sekolah, mulai dari kesepakatan dan koordinasi penyelenggaraan vaksinasi usia anak 6-11 tahun, sarana penunjang menghadapi potensi munculnya KIPI hingga edukasi masif terkait vaksinasi Covid-19 kepada para siswa juga otang tua," kata Bamsoet, Senin (27/12/2021).
Politisi Golkar ini meminta para orang tua/wali murid untuk memahami sekaligus mendukung kebijakan terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini, yang dinilai sangat penting untuk menjaga anak agar tidak tertular virus Covid-19. Mengingat, sampai saat ini tercatat 10-12 persen populasi yang terkena Covid-19 direntang usia ini.
"Meminta seluruh pihak, khususnya orang tua untuk memastikan dirinya telah divaksin Covid-19 sebelum anak-anak memperoleh vaksin. Mengingat, keikutsertaan serta peran orang tua sangat penting dalam proses vaksinasi anak," katanya.
Dalam kesempatan itu, Bamsoet mengaakan, total kasus varian omicron di Indonesia meningkat hingga mencapai 46 kasus dan sebagian besar merupakan pelaku perjalanan internasional.
"Meminta pemerintah mengkaji dan dapat mempertimbangkan untuk menutup sementara akses masuk ke Indonesia dari seluruh negara, guna mencegah penyebaran varian omicron makin meluas di tanah air," katanya.
Bamsoet juga meminta pemerintah menjelaskan kepada masyarakat mengenai perbedaan hasil tes Covid yang menunjukkan varian omicron dengan varian lainnya, serta bagaimana potensi penularan varian omicron sehingga masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan penularan varian omicron.
"Meminta pemerintah memperkuat tracing, terutama tracing yang terkait erat dengan pelaku perjalananan internasional, dikarenakan penguatan tracing merupakan salah satu upaya penting yang harus dilakukan oleh pemerintah guna menekan meluasnya penyebaran virus corona, khususnya varian omicron ini," tegasnya.
Bamsoet juga meminta pemerintah mengantisipasi makin meningkatnya jumlah kasus varian omicron di Indonesia, dengan mempersiapkan rumah sakit-rumah sakit maupun tenaga kesehatan yang memadai.