Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Airlangga Hartarto Dorong Kanada Perluas Kerjasama dengan Indonesia
  Irman   17 Oktober 2022

Kabargolkar.com - Indonesia dan Kanada yang sama tergabung dalam kelompok G20
sama-sama melihat peluang lebih besar yang dapat dikembangkan oleh kedua negara. Relasi bisnis dan perdagangan serta sosial budaya yang telah terjalin baik masih punya ruang luas untuk terus dikembangkan bagi keuntungan kedua negara.  Meski secara geografis keduanya terpisah relatif jauh, namun hal tersebut tidak menjadi masalah, seiring trend pertumbuhan ekonomi dunia yang kian borderless yang lewat teknologi, keterpisahan secara jarak dan waktu tidak lagi menjadi hamnbatan.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,  baik Indonesi dan Kanada punya potensi yang bisa dimanfaatkan secara timbal balik oleh kedua negara. Bagi Kanada Indonesia adalah pasar besar yang bisa digarap untuk kebutuhan negara tersebut. Sebaliknya, lewat Kanada yang punya pasar terbuka, bisa menjadi pintu bagi Indonesia ,masuk ke Amerika Serikat.  Indonesia memandang, kerjasama dengan Kanada yang selama ini fokus kepada kebutuhan komoditas dari Indonesia sudah saatnya ditingkatkan lagi terutama yang berorientasi masa depan.

Dorongan tersebut salah satunya bisa dengan mempercepat proses perjanjian perdagangan kedua negara yang saat ini terus berproses. Apalagi pemerintah negara di belahan Utara Amerika Serikat tersebut juga punya pemikiran serupa, menyegerakan penyelesaian  Indonesia -- Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Sebab dengan perjanjian tersebut, Kanada akan mudah berinvestasi, ekspor dan berusaha di Indonesia  Saat ini, perundingan ICA-CEPA sudah berjalan 2 putaran dengan baik dan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Dalam merumuskan ICA-CEPA, Kanada akan lebih fleksibel namun mengharapkan pula agar perjanjian bersifat future-looking sehingga dapat menjaga daya saing yang tinggi. Dari sini Kanada, mereka berharap lewat perjanjian tersebut, pintu masuk mereka ke negara  ASEAN jadi lebih terbuka

Dari kepentingan Indonesia, negara yang sedang dipimpin Justin Trudeu itu adalah negara pengembang utama Artificial Intelegent (kecerdasan buatan) serta pemogram semi konduktor terbesar dunia, disamping juga punya program pendidikan dan pelatihan dalam bidang tersebut.

Dengan keunggulan tersebut, Indonesia berharap mereka mau mengadakan kerjasama untuk peningkatan kemampuan serta kapasitas talent Indonesia, terutama dalam hal pemberian dukungan semi konduktor. Apalagi Indonesia telah juga memulai program pengembangan talent tersebut,, antara lain dengan pendirian  Nongsa Digital Park di Batak dan KEK Singosari Malang.

Karena ada kesamaan kerangka berpikir, Menteri Mary dan Airlangga punya kesamaan pandangan bahwa ada potensi besar jika kedua negara berkolaborasi dalam peningkatan kemampuan digital SDM  yang itu sudah didahului Kanada dengan kehadiran digital super cluster di Vancouver. Untuk itu, Kanada akan menindaklanjutinya dengan memperluas kerjasama edukasi digital melalui LaSalle College, sebuah lembaga pendidikan asal Kanada yang sudah beroperasi 25 tahun di Indonesia.

Pada aspek budaya, saat ini penduduk Kanada yang beragama Islam juga sudah relatif besar yang itu berpeluang untuk terjadinya people-to-people exchanges pada sektor pendidikan.  

Terkait kerja sama agrikultur khususnya sektor daging sapi, Pemerintah Kanada mengharapkan dapat memperoleh sertifikasi halal dari Pemerintah Indonesia. Menko Airlangga akan berbicara dengan MUI untuk dapat memperoleh Mutual Recognition Agreement (MRA)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.