25 September 2020
Minta Polisi Usut Penyebar Hoax, Golkar: Biar Jadi Pelajaran
  Administrator
  05 Oktober 2018
  • Share :
ace hasan KabarGolkar - Polri menetapkan aktivis Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran hoax. Partai Golkar meminta Polri menindaklanjuti laporan Farhat Abbas cs soal penyebar hoax berita Ratna. "Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk UU Pemilu, menyebarkan hoax-pun harus ditindak," ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily via pesan singkat, Jumat (5/10/2018). Ace yakin penetapan Ratna sebagai tersangka sudah melalui proses yang berlaku di Polri. Bukti-bukti yang diperlukan pun, kata Ace, pasti sudah ada. "Yang jelas, RS harus kooperatif kepada penegak hukum untuk menyelidiki secara tuntas apa motif di balik kebohongan publik yang dilakukannya, termasuk pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong itu," kata Ace. "Biar menjadi pembelajaran bagi siapapun agar jangan melakukan tindakan kebohongan dan ikut menyebarkan berita hoax," tegasnya. Farhat, yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro-Jokowi (Kopi Pojok), melaporkan sejumlah tokoh terkait kebohongan Ratna. Selain Kopi Pojok, pihak-pihak yang melaporkan adalah relawan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Biar Pak Jokowi Saja (BPJS), dan Saya Tetap Memilih Jokowi (STMJ). Laporan tersebut sebelumnya disampaikan di gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018). Tujuh belas orang tersebut dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian dengan nomor laporan LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM. Berikut ini 17 orang yang dilaporkan: 1. Prabowo Subianto 2. Sandiaga Uno 3. Ratna Sarumpaet 4. Fadli Zon 5. Rachel Maryam 6. Rizal Ramli 7. Nanik S Deyang 8. Ferdinand Hutahaean 9. Arief Poyuono 10. Natalius Pigai 11. Fahira Idris 12. Habiburokhman 13. Hanum Rais 14. Said Didu 15. Eggi Sudjana 16. Captain Firdaus 17. Dahnil Anzar Simanjuntak (Detik)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.