Kabargolkar.com - Ketua DPP PKB Faisol Riza mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ambil langkah serius jika tak ada bakal calon presiden yang memiliki elektabilitas stabil 30 persen di lembaga survei. Golkar yakin Jokowi yakin merupakan figur negarawan dan bertindak sesuai konstitusi.
"Saya kira, Presiden Jokowi merupakan figur negarawan yang akan fokus untuk menyelesaikan masa jabatannya dengan legacy yang akan dikenang rakyat Indonesia dengan berbagai prestasi-prestasi yang ditorehkannya," ucap Ketua DPD Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, Senin (5/12/2022).
Ace menyakini Jokowi akan menyerahkan soal capres itu kepada mekanisme konstitusional yang telah diatur. Soal banyaknya bakal calon presiden, menandakan banyaknya tokoh akan melanjutkan pembangunan Jokowi.
"Soal Capres 2024, Presiden Jokowi akan menyerahkan pada mekanisme konstitusional yang telah diatur dalam UU Pemilu. Sudah banyak figur yang disebut-sebut sebagai Capres. Ini menandakan bahwa bangsa ini tidak kekurangan figur yang siap meneruskan kepemimpinan beliau dan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan beliau," katanya.
Kemudian, menurut Golkar, proses pemilu masih panjang. Waktu pencoblosan Pilpres berlangsung pada 14 Februari 2024.
"Masih satu tahun lebih menuju pesta demokrasi itu. Dinamikanya masih panjang," katanya.
Partai Golkar sampai saat ini masih mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. "Partai Golkar akan terus berjuang menaikkan elektabilitas beliau dengan waktu yang tersisa ini," katanya.