Kabargolkar.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengaku, kagum akan gaya komunikasi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Orang nomor satu di Partai Golkar itu dinilai dalam membaca peta politik nasional.
Hal itu diungkapkan pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) itu, menyikapi keinginan Airlangga menjadikan Partai Golkar sebagai partai wasathiyah (partai tengah). Menurutnya, Partai Golkar mampu menjadi partai penyejuk di Pemilu 2024 mendatang.
"Ini merupakan bentuk komitmen Pak Airlangga Hartarto dalam mempertegas Partai Golkar sebagai partai tengah, dia tidak terlalu liberal dan tak terlalu konservatif," kata Ujang dalam keterangan persnya, Kamis (23/3/2023).
Ujang mengatakan, langkah Airlangga merupakan sebuah jawaban di tengah hingar-bingar berbagai persoalan yang ada. Terutama, terhadap pihak-pihak yang selalu mencoba memainkan isu agama dan mendistorsi demokrasi.
"Berada di tengah dengan menyeimbangkan persoalan antara pemerintah, masyarakat dan keagamaan lebih baik daripada harus ada di kanan maupun di kiri. Artinya, partai ini mampu memainkan perannya sebagai penyejuk baik di masyarakat dan pemerintah dalam kebijakan dan tindakannya," tegas Ujang.
Tak sampai disitu, Ujang menjelaskan, bahwa selama ini segmen pemilih moderat merasa nyaman berada di tengah. Sehingga, ideal ketika Airlangga berkomitmen dengan politik partai tengah.
"Tentu saja ini juga harus didukung penuh oleh kader-kader agar konsisten dan senantiasa berpihak pada kebenaran dan keadilan yang tidak pandang bulu baik ke kiri atau ke kanan dalam konteks kepartaian, pemerintah, dan tetap berada di tengah-tengah masyarakat dalam hidup bernegara," tutup Ujanh.
Partai Golkar memiliki tiga ormas binaannya yakni Satkar Ulama, Majelis Dakwah Islamiyah, dan pengajian Al-Hidayah yang selalu menyampaikan dakwah Islam moderat dan senantiasa berjuang dengan nafas keislaman yang inklusif dan penuh kekaryaan.
Hal ini disampaikan Airlangga Hartarto saat membuka pengajian akbar keluarga besar Partai Golkar menyambut bulan suci Ramadan di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (19/3/2023).