Kabar Golkar

Golkar dan Agenda Politik 2024

Oleh · · Kabar Nasional

Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar
Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar

Lebih dari Dua

Keempat, Ketua Umum Airlangga meyakini bahwa upaya membangun Indonesia yang lebih baik, tidak bisa dilakukan sendirian. Termasuk dengan teman di kabinet saat ini, maupun dengan partai-partai oposisi. Itu dibuktikan dengan kelincahan komunikasi politik Airlangga dengan bertemu hampir semua tokoh dari semua partai untuk mencari sebanyak mungkin titik temu, dan bukan memperlebar jarak politik.

Silaturahmi adalah koentji, demikian keyakinan kami. Itu pula yang dilakukan para founding fathers kita di masa lalu, yang bisa bertemu setiap saat, meskipun memiliki perbedaan dalam cara membangun negara.

Kelima, Golkar terbuka terhadap semua analisis koalisi yang saat ini digaungkan oleh sejumlah elite parpol. Sejauh ini pengelompokan politik yang muncul mengerah ke tiga bacapres, yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan. Namun demikian, ada juga pihak yang berkeinginan membangun koalisi besar, sehingga end of the day-nya akan menghasilkan dua pasang kandidat. Semua kemungkinan itu masih bersifat simulasi, sampai pada waktunya nanti ditetapkan oleh KPU.

Terhadap opsi-opsi tersebut, kami kembali ke tujuan awal bahwa kita ingin Pilpres 2024 lebih baik dari 2014 dan 2019 yang telah mengakibatkan devided society. Dengan demikian, maka ijtihad politik terbaik adalah menghadirkan lebih dari dua pasang calon presiden dan wakil presiden, sehingga dapat memperkecil konflik diametral. Bahkan secara matematis, bukan hanya tiga pasangan yang bisa terbentuk, melainkan empat.

Dengan calon lebih dari dua, maka akan mengurangi tensi persaingan yang tidak produktif, seperi politik identitas dan SARA. Untuk selanjutnya digantikan dengan pertarungan gagasan antarpasangan capres/cawapres, sehingga menghasilkan narasi yang lebih sehat dan relate dengan isu-isu yang dibutuhkan rakyat. Bukankah partai politik memang didirikan demi memperjuangkan kepentingan rakyat?

Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar