Badan Saksi Partai Golkar Terjunkan 8,2 Juta Pasukan Kawal TPS
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Nasional
kabargolkar.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki komponen paling komplit dan paling pas untuk mendampingi Prabowo Subianto untuk berpasangan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
Alasannya sederhana, yakni, selain memahami seluk beluk perekonomian Indonesia, dianggap paling sinergis dengan Prabowo, dan saling memilki latar belakang kekaryaan yang sama, Airlangga telah mengintruksikan Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) untuk menyusun pasukan khusus untuk memenangkan tak hanya Pileg namun juga Pilpres 2024 mendatang.
“Ketua Umum, Airlangga Hartarto sudah mengantisipasi jauh hari dan menyiapkan barisan khusus untuk memenangkan Pilpres. Hal ini ditegaskan Ketua Umum melalui intruksi kepada BSNPG dan barisannya hingga ke TPS untuk solid dan satu komando untuk memenangkan Capres usungan Golkar,” kata Ketua Pelaksana Training of Trainer (TOT) Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG), Sanusi, Minggu (10/9).
Sanusi yang kini menjabat sebagai Direktur Data dan Pengembangan Teknologi Pendukung BSNPG menyampaikan bahwa, hingga menjelang 14 Februari 2024 nanti, sedikitnya akan sipersiapkan sebanyak 8,2 juta orang seluruh TPS pemilu yang tugasnya antara lain, menggalang pemilih, menjaga suara, dan mengedukasi masyarakat untuk sama-sama berinvestasi dengan memberikan hak suaranya secara tepat di TPS.
“Pendataan petugas BSNPG kami terus lakukan. Diharapkan, hadirnya BSNPG di setiap TPS juga mendorong peningkatan partisipasi pemilih dan meningkatkan suara kemenangan capres usungan Golkar. Tentu dalam hal ini peningkatan suara Pak Prabowo yang sudah diusung Golkar sebagai capres 2024,” ucap Sanusi.
Bukan hanya itu, BSNPG juga siap mengawal setiap tahapan hingga ke TPS dengan tujuan memastikan penyelenggara ini dapat bekerja dengan jujur dan adil sehingga tidak ada praktik koruptif mulai dari TPS.
“Jaga Pemilih, Jaga TPS, dan Jaga Suara menjadi tagline BSNPG yang fungsinya juga memastikan pemilih dapat haknya, pemungutan dan penghitungan suara berjalan jujur dan adil, dan suara aman tanpa praktek koruptif. Artinya, BSNPG juga ingin mamastikan praktek korupsi di tangkal mulai dari TPS,” ulasnya.