Kabargolkar.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program bantuan pangan dari pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan terus disalurkan hingga Juni 2024.
“Diberikan sampai Juni 2024 dan diberikan untuk 22 juta penerima bantuan pangan,” ujarnya, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (24/1/2024).
Airlangga menerangkan, pelaksanaan program itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, dan bertujuan meringankan beban masyarakat serta mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh daerah.
Menko Airlangga mengaku telah memantau secara langsung distribusi bantuan pangan ini. Hal itu dilakukan guna memastikan proses penyaluran tepat sasaran.
Misalnya penyaluran untuk 100 orang penerima bantuan di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, yang masing-masing mendapatkan beras sebanyak 10 kilogram per orang.
“Hari ini dilakukan pembagian bantuan pangan beras di Desa Eretan Kulon kepada 100 penerima,” ungkapnya.
Airlangga menjelaskan, pada program bantuan pangan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahun 2024, Perum Bulog telah mengalokasikan beras sebanyak 305.433 ton khusus untuk Jawa Barat yang didistribusikan melalui PT Pos Indonesia.
Airlangga menilai dengan kerja sama dari dua instansi itu proses penyalurannya bisa berjalan seefektif mungkin, karena banyak masyarakat di daerah sangat membutuhkan bantuan tersebut.
“Di mana seperti tadi dalam dialog dengan masyarakat, sangat membutuhkan bantuan tersebut. Saya berterima kasih kepada Pemerintah Jawa Barat karena telah bersama dengan Bulog dan juga PT Pos telah menyalurkan di kantor Desa Eretan ini,” katanya.
Selain program itu, diutarakan dirinya, pemerintah juga secepatnya menggulirkan Bantuan Langsung Tunai El Nino sebesar Rp200 ribu per orang untuk warga di Kabupaten Indramayu dan daerah lainnya.
“Sekarang dalam proses dan diharapkan di awal bulan depan bisa diluncurkan,” pungkasnya.