kabargolkar.com - Masa jabatan Akmal Malik sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Timur akan resmi berakhir pada 20 Februari 2025. Posisi tersebut akan digantikan oleh Rudy Mas’ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur definitif Kaltim. Namun, berbeda dari tradisi sebelumnya, prosesi serah terima jabatan (sertijab) tidak akan digelar di Samarinda, melainkan di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta.
Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengonfirmasi bahwa sertijab kali ini hanya bersifat administratif. "Bukan pisah sambut antara Akmal Malik dengan Rudy Mas`ud dan Seno Aji, ini hanya sertijab," ujar Sri Wahyuni, Senin (17/2/2025).
Pemindahan lokasi sertijab ke Jakarta dilakukan karena bertepatan dengan agenda retret kepala daerah serentak di Magelang, Jawa Tengah, yang akan diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur baru pada 21-28 Februari 2025. Oleh sebab itu, acara pisah sambut dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di Kaltim baru akan digelar setelah retret, dengan perkiraan jadwal antara 3-5 Maret 2025.
Selain itu, ada wacana untuk mengadakan acara pisah sambut dalam bentuk buka puasa bersama dengan masyarakat dan tokoh-tokoh penting di daerah. Sertijab di Jakarta nantinya akan berlangsung secara singkat dan efisien, serta disiarkan langsung melalui kanal resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim. “Sertijab akan digelar singkat dan cepat, karena Gubernur dan Wakil Gubernur baru harus segera mengikuti retret,” kata Sri Wahyuni.
Dengan skema ini, diharapkan transisi kepemimpinan di Kalimantan Timur dapat berjalan lancar tanpa mengganggu agenda pemerintahan yang telah dirancang sebelumnya. (B.Nandy)