Kabar Golkar

Menteri ESDM Siapkan Program Kompor Listrik untuk Kurangi Ketergantungan Impor LPG

Oleh · · Kabar Nasional

Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, (15/6). Foto: esdm.go.id
Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, (15/6). Foto: esdm.go.id

Wacana pengalihan penggunaan kompor LPG ke kompor listrik sebenarnya bukan hal baru. Program serupa pernah digagas pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun, pada September 2022, PT PLN (Persero) memutuskan membatalkan program konversi kompor LPG 3 kilogram ke kompor listrik dengan pertimbangan menjaga kenyamanan masyarakat di tengah proses pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

Belakangan, isu transisi energi rumah tangga kembali mengemuka seiring meningkatnya harga energi global akibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. Dalam situasi tersebut, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno kembali mendorong pemerintah untuk mempercepat peralihan penggunaan kompor gas ke kompor listrik.

Menurut Eddy, biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan program konversi kompor dinilai lebih efisien dibandingkan beban subsidi yang harus dikeluarkan pemerintah untuk impor LPG. Selain itu, harga LPG yang sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia menjadi alasan penting untuk mencari sumber energi alternatif yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Tag: Kompor, Listrik, LPG, Bahlil, ESDM