Kabar Golkar

Golkar Bangun Ekosistem Digital hingga Daerah untuk Tingkatkan Elektabilitas

Oleh · · Kabar Nasional

Sekjend DPP Partai Golkar, M. Sarmuji saat membuka Rakornas Bidang MPO dan Semiloka AI di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta (6/11).
Sekjend DPP Partai Golkar, M. Sarmuji saat membuka Rakornas Bidang MPO dan Semiloka AI di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta (6/11).

Jakarta – DPP Partai Golkar terus memperkuat strategi komunikasi politik melalui pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi hingga tingkat daerah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan citra positif sekaligus mendorong elektabilitas partai di tengah perkembangan teknologi informasi.

Penguatan tersebut ditempuh melalui konsolidasi jaringan media digital, optimalisasi distribusi informasi, serta upaya menangkal berbagai disinformasi yang berkembang di ruang publik.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai persepsi publik memiliki pengaruh besar terhadap tingkat elektabilitas sebuah partai politik. Menurutnya, penilaian masyarakat terhadap partai tidak hanya ditentukan oleh kinerja organisasi, tetapi juga sejauh mana berbagai aktivitas dan kontribusi partai tersampaikan kepada publik.

“Elektabilitas partai itu sebenarnya sangat dipengaruhi oleh persepsi, bahkan bisa dikatakan berbanding lurus dengan persepsi. Kalau persepsi masyarakat baik terhadap partai, maka elektabilitas partai akan meningkat,” kata Sarmuji usai membuka Rakornas Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) serta Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artifisial (AI) Partai Golkar 2026 di DPP Partai Golkar, Jumat (6/11/26).

Ia menjelaskan, terdapat empat aspek yang menjadi representasi partai di tengah masyarakat. Keempatnya meliputi citra di ruang publik, keberadaan di tengah akar rumput, tata kelola organisasi, serta eksistensi di dunia digital.

Dari keempat aspek tersebut, ruang digital memiliki peran yang semakin strategis. Sebab, perkembangan media sosial membuat informasi yang diterima masyarakat turut menentukan cara pandang dan penilaian mereka terhadap sebuah partai politik.

Sarmuji menegaskan, upaya membangun persepsi positif tidak boleh sebatas membentuk citra tanpa didukung kinerja yang sesungguhnya. Golkar, menurutnya, harus berjalan seiring antara peningkatan kinerja nyata dan penyampaian informasi mengenai berbagai program serta pengabdian partai kepada masyarakat.

“Kita akan memperbaiki kinerja di dua hal. Satu, kinerja faktual, kita harus membersamai rakyat dalam setiap napas kehidupannya. Yang kedua, kita harus memperbaiki kinerja persepsi dengan cara mengabarkan apa yang sudah kita lakukan terhadap rakyat,” ujarnya.

Tag: Golkar, Digital, Media, AI, Elektabilitas, Sarmuji