Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Siapkan Skema Menangkan Persaingan Industri 4.0
  Kabar Golkar   28 Februari 2019
[caption id="attachment_21084" align="aligncenter" width="750"] Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden RI, Joko Widodo (kricom.id) [/caption] kabargolkar.com - Sebagai parpol yang terdepan mengusung Jokowi melanjutkan kinerja apiknya di periode kedua 2019-2024, tentu saja Partai Golkar telah siap menjadi partai yang kritis mengawal setiap kebijakan sang presiden jika terpilih nanti. Skema target pembangunan yang ingin dicapai selama periode kedua nanti pun sudah tersusun dalam bentuk Nawacita jilid kedua. Partai Golkar siap mendukung untuk keberhasilan Nawacita II ini. Salah satu yang terus didorong oleh Partai Golkar adalah memantapkan kebijakan industri dalam rangka memenangkan persaingan di industri 4.0. Sejauh ini kinerja Kementerian Perindustrian di bawah Airlangga Hartarto yang  juga Ketua Umum Partai Golkar telah diakui sebagai  kementerian dengan kinerja cukup baik. Terutama dalam hal mengawal Indonesia memenangkan revolusi industri 4.0
Tiga fokus kebijakan
Terkait hal ini, ada tiga fokus kebijakan menyasar pengembangan industri. Pertama akan berfokus pada peningkatan produktivitas. Kedua meningkatkan daya saing ekspor manufaktur. Dan ketiga, menguatkan industri hulu strategis. Tiga fokus kebijakan tersebut akan ditopang lewat 6 langkah strategis. Pertama, iklim investasi harus terus diperkuat. Salah satu caranya melalui keterbukaan perdagangan dan keterlibatan di dalam jaringan produksi global. Kedua, penguatan kemampuan riset dan pengembangan inovasi, dan akselerasi adopsi teknologi. Hal ini harus didukung melalui peningkatan alokasi dana APBN untuk riset dan pengembangan. Ketiga, diplomasi ekonomi serta utilisasi perjanjian perdagangan bebas harus terus ditingkatkan. Tentu saja dalam upaya melindungi kepentingan industri nasional, baik dalam hal pengembangan pasar di luar negeri, maupun perlindungan terhadap kepentingan nasional di pasar dalam negeri. Keempat, melalui optimalisasi sumber potensi pertumbuhan ekonomi. Salah satu caranya adalah melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda. Kelima, penguatan pilar pendukung pertumbuhan sektor manufaktur. Keenam, penciptaan kebijakan makroekonomi yang kondusif untuk mendukung pengembangan industri manufaktur. Dalam hal ini, stabilitas ekonomi menjadi andalan sebagai jaminan kenyamanan industri untuk terus berkembang di tanah air.
Target pertumbuhan
Target pertumbuhan pada periode kedua nanti yaitu dalam kisaran 5,4%-6%. Perinciannya, tingkat konsumsi rumah tangga sebesar 5,21%-5,37%, belanja pemerintah 3,28%-4,11%, serta investasi sebesar 7,45%-8,25%.  Ekspor ditargetkan tumbuh sebesar 6,75%-7,60%, sementara impor sebesar 7,56%-8%. Dalam periode yang sama, pertumbuhan sektor manufaktur ditargetkan dalam kisaran 5,40%-7,05%. Sementara sektor informasi, komunikasi dan teknologi ditargetkan sebesar 10,84%-11,62%, transportasi pada kisaran 8,68%-9,11%, dan jasa keuangan sebesar 7,15%-7,84%. (kabargolkar)  
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.