Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
“7 Millennial Stafsus Presiden: 2 Alumni Harvard, 1 Duke, 1 Oxford, 1 Pesantren, 1 Penyandang Disabilitas, dan 1 Anak Konglomerat
  Kabar Golkar   21 November 2019
[caption id="attachment_31885" align="aligncenter" width="720"]
Presiden Joko Widodo mengenalkan tujuh anak millennial sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan. Kamis (21/11) petang [/caption] Kabargolkar.com -  Presiden Joko Widodo mengenalkan tujuh anak millennial sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan. Acara perkenalan berlangsung santai di veranda Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11) petang. Ketujuh staf khusus baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi merupakan anak-anak muda berusia antara 23-36 tahun atau generasi milenial. Tujuh staf khusus baru yang diumumkan oleh Presiden Jokowi: 1. Adamas Belva Syah Devara Berusia 29 tahun ia meraih gelar master dari Harvard University dan Stanford University. Ia merupakan pendiri sekaligus CEO Ruang Guru. 2. Putri Indahsari Tanjung Putri, 23 tahun, lulusan Academy of Art di San Fransisco, Amerika Serikat. Putri saat ini CEO Creativepreneur Event Creator dan CBO Kreavi. Ia anak konglomerat Chairul Tanjung. 3. Andi Taufan Garuda Putra Andi, 32 tahun, lulusan Harvard Kennedy School. Ia dikenal bergerak di dunia entrepreneur dan banyak meraih pengharggan atas inovasinya, termasuk atas kepeduliannya terhadap sektor-sektor UMKM. Ia juga merupakan CEO salah satu lembaga keuangan mikro PT Amartha. 4. Ayu Kartika Dewi Ayu, 36 tahun, salah satu anak muda yang memiliki misi mulia untuk merekatkan persatuan di tengah kebinekaan. Ia pendiri sekaligus mentor lembaga SabangMerauke. Ia meraih gelar MBA dari Duke University di Amerika Serikat. 5. Gracia Billy Mambrasar Putera asli Papua berusia 31 tahun ini lulusan S2 Australian National University (ANU) dan kini tengah menempuh pendidikan master lainnya di Oxford University, Inggris. Presiden Jokowi menilai Billy merupakan talenta hebat Tanah Papua yang diharapkan akan memberikan kontribusi berupa gagasan inovatif dalam membangun Papua. Billy merupakan CEO Kitong Bisa. 6. Angkie Yudistia Perempuan berusia 32 tahun ini penyandang disabilitas yang aktif bergerak di sosiopreneur melalui Thisable Enterprise yang didirikannya. Aktif sebagai anggota Asia-Pacific Federation of the Hard of Hearing and Deafened dan anggota International Federation of Hard of Hearing Young People. Secara khusus, Presiden Jokowi meminta Angkie untuk menjadi juru bicara Presiden di bidang sosial. 7. Aminuddin Ma'ruf Aminuddin merupakan santri muda berusia 33 tahun. Ia pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016. Presiden Jokowi secara khusus akan menugaskan Aminuddin untuk berkeliling ke pesantren untuk menebar gagasan dan inovasi baru. Presiden Jokowi yakin pesantren akan melahirkan talenta-talenta hebat untuk memajukan bangsa. "Ketujuh anak muda ini akan menjadi teman diskusi saya, harian, mingguan, bulanan, memberikan gagasan-gagasan segar yang inovatif, sehingga kita bisa mencari cara-cara baru, cara-cara yang “out of the box”, yang melompat untuk mengejar kemajuan negara," kata Presiden Jokowi. Selain itu, menurut Presiden Jokowi, para staf khusus milenial tersebut akan menjadi jembatan antara Presiden dengan anak-anak muda, santri muda, hingga diaspora yang tersebar di berbagai tempat. "Saya yakin dengan gagasan-gagasan segar dan kreatif untuk membangun negara ini, kita akan lihat nanti gagasan-gagasan itu apakah bisa diterapkan dalam pemerintahan," imbuhnya
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.