Robert Alamsyah (kiri) Wakil Sekretaris DPD Golkar Bengkulu. (Foto: Dok)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Setelah sempat digadang-gadang bakal menjadi saingan terkuat calon petahana Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo akhirnya menyatakan mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum Golkar di Munas ke 10 Partai Golkar yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa, (03/12/2019).
Pernyataan mundur dari Bambang Soesatyo ini disambut baik DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu. Disampaikan Wakil Sekretaris DPD Golkar Bengkulu Robert Alamsyah, mundurnya Bamsoet yang juga ketua MPR RI membawa angin segar bagi internal partai Golkar dan masyarakat indonesia.
“Kami seluruh kader Bengkulu berterima kasih atas mundurnya beliau sebagai caketum, ini membuktikan bahwa Bamsoet benar-benar kader Golkar yang memiliki soliditas tinggi untuk kepentingan partai kedepan” kata Robert, Selasa, (03/12/2019)
Ditambahkan Robert, mundurnya Bamsoet akan berdampak baik bagi internal Golkar karena opsi untuk terjadinya perpecahan di internal partai bisa diminimalisir “kita tahu beliau adalah kader golkar yang sangat fight namun pernyataan mundur dari Bamsoet membuktikan Bamsoet lebih mementingkan partai ini dibanding kepentingan apapun” ujar Robert
Robert berharap dengan mundurnya Bamsoet dari pencalonan ketua umum akan meredahkan tensi politik di internal Golkar sehingga friksi-friksi di internal Golkar tidak tumbuh kembang.
“ini membuktikan proses demokrasi di partai Golkar berjalan sangat baik, tidak ada saling jegal menjegal, partai ini sangat terbuka, siapa saja bisa mencalonkan diri asalkan memenuhi syarat yang ditentukan partai” kata Robert.