03 Desember 2020
Pemuda, Generasi Solusi
  Bambang Soetiono
  26 Oktober 2020
  • Share :
ilustrasi (net)

kabargolkar.com, JAKARTA - Pemuda mencatatkan diri dalam sejarah dunia mereka selalu hadir memberikan solusi. Tidak hanya dalam soal besar di bidang politik namun juga di berbagai bidang lainnya.

Generasi muda lah juga yang kini menjadi penghela utama dari berkembang pesatnya industri teknologi finansial atau dikenal sebagai tekfin.

Di Indonesia, sebanyak 1.639 kantor bank telah tutup sepanjang tahun 2016 hingga 2019. Layanan bank sudah mulai digantikan melalui gawai melalui perusahaan tekfin. Kini generasi muda sudah memasuki era baru dalam sistem keuangan dan perbankan.

Tekfin melayani uang elektronik, sistem pembayaran, asuransi dan fasilitas kredit yang berkembang sangat pesat. Sebut satu layanan kredit dari tekfin misalnya, fasilitas pemberian kredit, jumlah pemberi pinjaman sebanyak 155.230 akun pada tahun 2018 melonjak pesat menjadi 549.088 akun di tahun 2020. Adapun jumlah akun yang meminjam uang naik dari 3,6 juta pada 2018 menjadi 22,3 juta pada tahun 2020.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam surveinya tentang Indeks Literasi Keuangan naik dari 21,84% pada tahun 2013 menjadi 38,03% pada 2019 dan Indeks Inklusi Keuangan naik dari 59,74% pada tahun 2013 menjadi 76,19% pada tahun 2019. Tekfin telah beroperasi pada layanan keuangan non formal dengan begitu masif dan cepat. Apabila dibandingkan dengan layanan keuangan tradisional yang telah berinvestasi lama. Bagaimana bisa?

Kuncinya adalah, Pemuda, menurut data OJK generasi muda usia 19-34 tahun telah memiliki akun fasilitas peminjaman sebanyak 68,52% . Tekfin memudahkan mereka menjangkau informasi mengenai kebutuhan keuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku lain yang perlu digarisbawahi, generasi muda peduli dengan investasi yang memberi makna dan bisa memperbaiki keadaan lingkungan. Morgan Stanley mencatat dalam surveinya, 86% generasi muda memilih investasi yang menyelesaikan masalah perubahan iklim dan kelestarian lingkungan.

Tekfin juga mendekatkan generasi muda dalam memperoleh akses terhadap pemodalan, tekfin tahun 2018 memberi pinjaman sebanyak Rp 27 triliun kepada Usaha Kecil Mikro dan tahun 2019 meningkat hingga Rp 44 triliun dan terus akan terus naik.

Generasi muda telah membuktikan diri muncul sebagai generasi solusi di bidang keuangan di era digital ini melalu industri tekfin baik sebagai pelaku usaha maupun pengguna jasa tekfin.

Kini, pemuda ditantang lebih jauh lagi yaitu bagaimana nature dan kebiasaan generasi muda yang penuh solusi dapat membantu mengatasi krisis akibat wabah COVID-19.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.