Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Anak Buruh Migran Bersekolah, Ranny Fahd A Rafiq: Memutus Rantai Kemiskinan Antar Generasi
  Muzaki   05 Juli 2026
Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq
orang tua migran yang mendambakan kehidupan yang lebih baik bagi buah hati mereka, tandas Ranny.

Strategi yang ia tawarkan bukan sekadar membagikan buku, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan anak-anak di daerah terpencil dan perbatasan, jelasnya.

Ketekunan Ranny dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan anak migran didorong oleh pemahamannya bahwa pendidikan adalah hak asasi yang tidak boleh dinegosiasikan oleh alasan finansial apapun, terangnya.

Ia sering kali mengutip bahwa peradaban sebuah bangsa ditentukan oleh bagaimana mereka memperlakukan anak-anak yang paling rentan, sebuah refleksi mendalam yang sering ia gaungkan dalam rapat kerja, pungkas Ranny.

Dalam perspektif historis, ia merujuk pada masa-masa di mana akses pendidikan menjadi pembeda utama antara mereka yang memimpin dan mereka yang dipimpin, sebuah kenyataan yang ingin ia ubah, ungkapnya.

Ranny meyakini bahwa dengan memberikan alat untuk berpikir kritis, anak-anak migran akan mampu mengambil kendali atas takdir mereka sendiri dan tidak lagi menjadi objek penderitaan, paparnya.

Secara psikologis, keberhasilan anak migran di sekolah akan memberikan dampak domino berupa meningkatnya rasa percaya diri seluruh komunitas migran di lingkungannya, cetusnya.

Ia mencermati bahwa pola pikir pragmatis dalam dunia pendidikan terkadang mengabaikan sisi humanis yang justru menjadi jiwa dari proses belajar mengajar itu sendiri, tuturnya.

Dalam setiap dialognya dengan konstituen, Ranny selalu menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor privat, pemerintah, dan elemen masyarakat untuk menciptakan inklusi pendidikan yang nyata, katanya.

Ia tidak memandang pendidikan sebagai tujuan akhir, melainkan sebuah proses perjalanan panjang yang membentuk karakter, integritas, dan martabat seorang individu.

 Bahasa yang ia gunakan dalam narasi ini bukan sekadar retorika, melainkan cerminan dari kompleksitas pemikiran yang ia miliki dalam mengurai masalah sosial yang ada, tandas Ranny.

Ketajaman analisa Ranny bersumber dari kemampuannya untuk mendengarkan denyut nadi masyarakat di akar rumput, sebuah kepekaan yang jarang dimiliki oleh pemegang kebijakan, ulasnya.

Dalam setiap kesempatan, ia terus menanamkan ide bahwa setiap anak migran adalah potensi yang belum terasah, yang jika diberikan kesempatan, akan bersinar terang, tegasnya.

Ia melihat pendidikan sebagai bentuk pembebasan dari belenggu ketidakberdayaan yang selama ini sering kali dianggap sebagai takdir permanen bagi keluarga miskin, lanjutnya. 

Metafora tentang rantai kemiskinan yang ia gunakan menggambarkan betapa erat dan kuatnya jeratan tersebut jika tidak dipotong sejak dini melalui bangku sekolah, paparnya. 

Ranny menekankan bahwa negara harus hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator yang menjamin akses pendidikan bagi setiap warga negara tanpa terkecuali, pungkasnya. 

Pikiran-pikirannya sering kali melampaui batasan wacana konvensional, membawanya ke arah pemecahan masalah yang lebih fundamental dan struktural, terangnya. 

Ia memahami bahwa di balik setiap keterbatasan ekonomi, terdapat energi kreativitas yang luar biasa yang menunggu untuk dilepaskan melalui pendidikan yang tepat, bisiknya. 

Dalam konteks global, ia berargumen bahwa negara yang gagal mendidik anak-anak migran secara efektif akan menghadapi konsekuensi sosial yang lebih besar di kemudian hari, tandas Ranny. 

Ia menggarisbawahi bahwa setiap investasi pada anak migran adalah upaya preventif terhadap potensi konflik sosial akibat kesenjangan pendidikan yang semakin lebar, ungkapnya.

Konsistensi adalah kunci yang ia pegang dalam setiap agenda perjuangannya di parlemen, memastikan bahwa isu pendidikan anak migran tidak pernah tenggelam dalam riuhnya isu politik lain, paparnya.

Ia percaya bahwa keadilan

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.