Kabar Golkar

Pimpin Kunker ke Kampus IPDN, Ahmad Doli Kurnia : IPDN Salah Satu Sekolah Kedinasan Terbaik

Oleh · · Kabar Parlemen

Rombongan Komisi II DPR saat melakukan kunjungan kerja ke Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (23/3/2022). Foto/Istimewa
Rombongan Komisi II DPR saat melakukan kunjungan kerja ke Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (23/3/2022). Foto/Istimewa

Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) dinilai sebagai salah satu sekolah kedinasan terbaik di Indonesia. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPR , Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan tim saat saat melakukan kunjungan kerja ke Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Rabu (23/3/2022).

"IPDN sebagai salah satu sekolah kedinasan sudah cukup baik dalam melakukan pengelolaan pendidikan sehingga sampai detik ini dapat menjadi salah satu sekolah kedinasan terbaik di Indonesia," kata Ahmad Doli dalam keterangan resminya, Kamis (24/2/2022).

Ahmad Doli mengatakan bahwa kunjungan kerja spesifik ini merupakan tugas dan tanggung jawab Komisi II DPR secara konstitusional, khususnya dalam bidang pengawasan terhadap mitra-mitra komisi.

Menurutnya, kunjungan ke sekolah-sekolah kedinasan di lingkungan mitra Komisi II ini karena pihaknya ingin fokus memantau semua bidang kerja dari mitra Komisi II, terutama sekolah-sekolah kedinasan. "Terkait sekolah kedinasan ini sangat penting karena ini menyangkut masa depan bangsa dan negara Indonesia.

Kalau kita membicarakan masa depan Indonesia, kita harus pula fokus dalam menjamin kualitas pendidikan yang diberikan kepada anak-anak didik di sini (IPDN)," tutur dia.

"Kita harus menjamin kualitas pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak didik ini bisa berlangsung dengan baik karena orang yang kita didik inilah yang menjamin kelangsungan perjalanan negara kita," sambung Ahmad Doli.

Terlebih, lanjut Ahmad Doli, IPDN merupakan sekolah kedinasan yang menghasilkan pamong praja di mana nanti tugasnya kembali kepada fungsi pemerintah untuk melayani publik. "Jadi, IPDN harus betul-betul siap karena output lembaga pendidikan ini akan berinteraksi dengan kepentingan publik atau masyarakat. Jadi, harus kita pastikan bagaimana produknya ini punya kualitas dalam konteks leadership, komunikasi, management, administratif dan lain-lain," papar Ahmad Doli.

Dalam kesempatan itu, Doli juga menegaskan komitmennya untuk konsisten memberikan dukungan penuh kepada IPDN, agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam IPDN, seperti anggaran untuk fasilitas hingga makan dan minum (mamin) praja. "Saya kira nanti kita akan bahas lebih lanjut dalam rapat kerja Komisi II beserta Kemendagri terkait dukungan-dukungan lain, seperti anggaran untuk fasilitas, konsumsi makan praja yang dapat kita berikan sebagai supporting system kami kepada IPDN," tegasnya.