Kabargolkar.com - Banyaknya persoalan di dunia pendidikan di Indonesia, membuat legislator Golkar asal Garut Ferdiansyah pusing.
Rasa pusing yang dirasakan anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini, lantaran pemerintah belum memiliki 'Peta Jalan Dunia Pendidikan di Indonesia'.
Menurut anggota Komisi X DPR ini, persoalan yang melilit dunia pendidikan itu bisa di selesaikan jika pemerintah sudah memiliki Peta Jalan Dunia Pendidikan.
"Sangat dibutuhkan untuk kemajuan dunia pendidikan di berbagai sektor. Peta Jalan Dunia Pendidikan itu untuk mengurai persoalan pendidikan di dalam negeri hingga kini belum juga tuntas," kata Ferdiansyah dalam keterangan persnya, Minggu (6/11/2022).
Ferdiansyah mengungkapkan, Golkar di DPR menilai pentingnya Peta Jalan Dunia Pendidikan tersebut dibuat segera mungkini.
“Kita sebenarnya, di Komisi X DPR Ri telah menggelar rapat sebanyak lebih 22 kali membahas soal permasalahan pendidikan dari berbagai macam kendalanya. Termasuk pada perwakilan guru, persoalan di daerah (Pemda), hingga pemerintah pusat," ucapnya.
"Semua kita bahas dan sekarang kita tak perlu lagi membahas soal teknis tapi pelaku dunia pendidikan perlu kepastian,” sambungnya.
Sebelumnya Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim telah mengeluarkan sikap yang cukup mengejutkan banyak pihak terkait program 1 juta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Nadiem menjelaskan, dirinya tak pernah menjanjikan kepada siapapun bakal mengangkat 1 juta guru honorer sebagai aparatur sipil negara (ASN) PPPK.
“Kita di Fraksi Partai Golkar DPR RI dengan sangat tegas menyampaikan, kita perlu membuat Peta Jalan Dunia Pendidikan agar seluruh persoalan masalah bisa diselesaikan seperti diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengenai satu juta PPPK," tegasnya.
"Di setiap kesempatan selalu saja ada masalah yang macet, terkendala dari sana sini,” lanjutnya.
Alasan itu, politisi yang sudah duduk di DPR 4 periode dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI ini mendesak kejelasan pada pemerintah soal dampak dari rekrutmen satu juta PPPK di sejumlah sekolah di Indonesia.
Menurut Ferdiansyah, bila dilakukan hitung cepat, dari 3,1 juta guru seperti disampaikan oleh Kemendikbudristek, sehingga ada 1 juta telah lulus PPPK termasuk guru dari sekolah swasta.
“Itu artinya, ada sekitar sepertiga guru yang mengalami migrasi atau perpindakan tempat mengajar di seluruh nusantara termasuk juga guru (yang mengajar di sekolah) swasta ke (sekolah) guru negeri,” ujarnya.
Lebih lanjut Ferdiansyah memaparkan, membuat Peta Jalan Dunia Pendidikan sejalan dengan program Presiden Joko Widodo agar kualitas SDM termasuk guru lebih unggul. Untuk itu, pembenahan dunia pendidikan di seluruh sektor menjadi prioritas nasional di era pemerintahan Jokowi.
“Kita ambil contoh ya, pada program prioritas guru penggerak dan sekolah penggerak dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka semua membutuhkan Peta Jalan Dunia Pendidikan,” tutupnya.