Kabar Golkar

Sosialisasi Germas, Legislator Golkar Ini Beberkan Fakta Adanya Perubahan Pola Penyakit yang Sebabkan Kematian

Oleh · · Kabar Parlemen

Gredit Photo / Tribunnews
Gredit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Legislator Golkar asal Sukabumi Dewi Asmara, semakin genjar meyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), untuk rakyat tanah air.

Belum lama ini, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar itu menggelar sosialisasi Germas di GOR Desa Bang Bayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (6/11/2022) kemarin.

Merespon kegiatan tersebut, anggota Komisi IX DPR ini mengatakan, saat ini sejumlah negara berkembang termasuk indonesia sudah mengalami perubahan pola penyakit, dari penyakit menular (PM) menjadi penyakit tidak menular (PTM).

Dewi pun membandingkan pola penyakit di tahun 1990, dengan tahun 2010.

“Perubahan pola ini disebabkan karena berubahnya perilaku manusia. Jika kita ingat, pada era tahun 1990an penyebab kematian terbesar adalah penyakit menular. Namun sejak 2010 penyebab terbesar kematian adalah penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan diabetes,” kata Dewi dalam keterangan persnya, Selasa (8/11/2022).

Risiko penyebab maraknya PTM, ungkap Dewi, karena berubahnya gaya hidup masyarakat seperti kurang olahraga, pola makan tidak sehat, minum minuman beralkohol, dan penyakit gula/diabetes.

“Selain masalah tersebut saat ini indonesia mengalami persoalan gizi serius serta cakupan dan mutu imunisasi yang belum maksimal hal ini ditunjukkan dengan tingginya prevalensi stunting (gagal tumbuh) pada balita,” ungkap Dewi.

Dewi lantas menyoroti persoalan stunting pada balita, ditandai dengan terjadinya gangguan pertumbuhan fisik, otak, kecerdasan, dan metabolisme tumbuh.

Oleh karenanya, Dewi mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama memerangi stunting.

"Dibutuhkan penanganan serius dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor," ucap Dewi.

Lebih lanjut, Dewi Asmara mengajak seluruh lapisan masyarakat, agar senantiasa melaksanakan Germas guna meningkatkan derajat kesehatan.

“Meski PTM merupakan penyakit yang berisiko tinggi sebabkan kematian, bukan berarti tidak dapat dicegah. Oleh karena itu, kita perlu mencegah keberadaan penyakit itu," pinta Dewi.

"Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur, makan makanan bergizi, perbanyak konsumsi sayuran, buah dan asupan gizi lainnya yang diperlukan oleh tubuh,” tutup Dewi.

Diketahui, dalam acara Sosialisasi Germas yang dilakukan oleh Dewi Asmara turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr. Rika Mutiara Suganda, perwakilan Dinas Kesehatan provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Cicurug serta masyarakat setempat.