Kabargolkar.com - Komisi II DPR RI melakukan kunjungan ke lokasi proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, Kaltim, Selasa (22/8). Rombongan Komisi II DPR RI dipimpin Ketua Komisi Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Pada kunjungan tersebut, anggota Komisi II DPR RI meninjau sejumlah titik, dimulai dari Titik Nol Nusantara, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), Istana Negara, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJPM) dan Bendungan Sepaku Semoi.
Secara keseluruhan, Doli mengaku puas dan terkesan dengan progres pembangunan IKN yang tengah dikerjakan Kementerian PUPR. Doli mengatakan, saat ini pembangunan tahap pertama di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) sudah mencapai 40 persen.
"Kita juga sebetulnya surprise, karena saya terakhir ke sini kurang lebih setahun yang lalu, ini belum ada sama sekali. Kurang dari setahun progresnya sudah begitu cepat, sampai hampir 40 persen proses pembangunan ini," beber Doli.
Bahkan, disebut Doli, pada akhir tahun nanti progres pembangunan di kawasan IKN ditargetkan mencapai 70 persen. Jika sesuai rencana, pada 17 Agustus tahun depan, upacara kemerdekaan bakal dilangsungkan di IKN.
"Kalau sampai akhir tahun ini 70 persen (progresnya), saya kira kita optimistis pada tanggal 17 Agustus sudah bisa dilaksanakan upacara bendera (kemerdekaan) di IKN," terang dia.
Dalam kesempatan yang sama, Doli juga menyampaikan tiga pesan terkait pembangunan IKN. Pertama, agar kehadrian IKN dapat meningkatkan harkat martabat rakyat Indonesia, terutama yang ada di sekitar IKN sesuai dengan tujuan utama IKN, yaitu mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia.
Kedua, diharapkan pembangunan ini dapat dilakukan dengan terus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Sehingga bagaimana pembangunan IKN ini dapat mencakup kawasan yang luas namun lingkungan yang ada tetap terjaga. Ketiga, semoga IKN bisa menjadi pusat kemajuan Indonesia di masa mendatang. “Supaya kita bisa tunjukkan kalau dunia maju karena Indonesia,” pungkasnya. (prokal.co)