Kabargolkar.com - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Bobby Ahdityo Rizaldi, menepis anggapan segilintir pihak yang menyebut penunjukan KSAD Jenderal Agus Subiyanto oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan kepentingan sang anak yakni Gibran Rakabuming Raka yang maju menjadi cawapres di Pilpres 2024.
“Memang sudah saatnya ada pergantian Panglima TNI. Karena Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan memasuki usia pensiun, dan ini memenuhi prinsip bergiliran,” kata Bobby begitu ia disapa, Jumat,(3/11/2023).
Bobby menerangkan, secara rekam jejak Jenderal Agus Subiyanto merupakan sosok tepat menjadi Panglima TNI saat ini. Pasalnya, dibandingkan jabatan KSAL dan KSAU, Jenderal Agus Subiyanto merupakan sosok tepat dari waktu serta pengalaman.
“Yang pas dibanding lainnya karena KSAL baru dilantik, KSAU akan segera pensiun April 2024 (terlalu cepat). Sehingga posisi Jendral Agus yang telah menjabat selama 1 tahun 8 bulan menjadi Wakasad dari Feberuari 2022- 25 Oktober 2023 secara hierarki adalah yang terdekat,” papar Bobby.
“Inti dari komando adalah hierarki dan dalam konteks ini selain umur adalah jabatan kepemimpinan,” sambung politikus Partai Golkar ini.
Dengan demikian, Bobby berharap, agar Jenderal Agus Subiyanto memprioritaskan pengamanan tahapan Pemilu 2024 dan kondisi di Papua jika terpilih sebagai Panglima TNI.
Bobby menambahkan, Jenderal Agus Subiyanto juga harus berkesinambungan membangun organisasi militer dan prajurit yang profesional dan pemenuhan formasi alutsista.
“Tentunya utamanya prioritas pengamanan tahapan pemilu dan Papua. Selain berkesinambungan membangun Organisasi militer dan prajurit yang profesional, juga upaya pemenuhan formasi alutsista yang mumpuni,”tandas Bobby.