Pinjaman Daring Tembus Rp94,85 Triliun, Misbakhun: Positif Gerakkan Roda Perekonomian Nasional
Oleh Muzaki · · Kabar Parlemen
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa total outstanding pembiayaan pinjaman daring atau pinjaman online (Pinjol) tembus Rp94,85 triliun per November 2025. Data tersebut menjadi perbincangan di kalangan ekonom dan Komisi XI DPR.
Sedangkan di sisi lain, tingkat risiko kredit macet di sektor pinjol secara agregat atau wanprestasi 90 hari (TWP90) berada di posisi 4,33 persen hingga November 2025, naik 2,7 persen dari bulan sebelumnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun menilai, angka tersebut menunjukkan adanya manfaat bagi sisi konsumsi maupun sektor produksi, terutama permodalan startup. Dia yakin, kenaikan jumlah utang merupakan langkah positif untuk kepentingan ekonomi nasional.
“Positif dalam artian bahwa ini menggerakkan roda perekonomian nasional,” kata Misbakhun yang dikutip dari RM.id, Jumat (9/1/26).
Untuk mengetahui pandangan Muhammad Misbakhun terkait dengan utang pinjol yang mencapai Rp94,85 triliun tersebut, berikut wawancaranya yang dikutip dari Rakyat Merdeka:
Angka pinjol tembus Rp 94,85 triliun, apa tanggapan Anda?
Menurut saya, angka Rp 94,85 triliun untuk pinjaman daring menunjukkan sebuah indikasi bahwa ada kelompok masyarakat tertentu di dalam struktur masyarakat kita yang memang menjadi konsumen tersendiri bagi pinjaman daring.
Apakah kenaikan angka pinjaman ini Anda nilai sebagai hal yang positif?
Pasti positif untuk kepentingan ekonomi nasional.
Positifnya untuk apa?
Positif dalam artian bahwa ini menggerakkan roda perekonomian nasional. Selain itu, ini juga memberikan solusi dan alternatif pilihan kepada masyarakat. Bahwa industri memberikan banyak pilihan kepada sektor usaha maupun kepada sektor konsumen untuk bisa mendapatkan akses pinjaman atau pembiayaan. Dorongan bagi pinjaman daring ini memberikan manfaat bagi sisi konsumsi maupun sektor produksi.
Dalam belanja produksi, biasa digunakan untuk apa?
Tentunya banyak masyarakat yang dari sisi produksi, mereka banyak dari startup dan usaha-usaha rintisan yang memang membutuhkan dukungan permodalan dan dukungan belanja ekspansi. Ini akan memberikan ruang tersendiri dari sisi peluang bisnis.
Tag: Pinjaman, Daring, Pinjol, Ekonomi, Misbakhun