Yahya Zaini: Krisis Air Bersih Bisa Berkembang Menjadi Masalah Kesehatan
Oleh Rudy · · Kabar Parlemen
Kondisi tersebut, lanjut Yahya, dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti dehidrasi, diare, penyakit kulit, gangguan ginjal, hingga penyakit yang berkaitan dengan lingkungan dan sanitasi.
“Jangan menunggu puskesmas mencatat lonjakan penyakit untuk menyatakan bahwa kekeringan telah berdampak pada kesehatan. Pencegahan harus dimulai ketika akses terhadap air aman mulai berkurang,” tegas Yahya.
Karena itu, Yahya meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama pemerintah daerah memperkuat pemantauan kondisi kesehatan berdasarkan wilayah yang terdampak kekeringan. Sistem pengawasan tersebut perlu mampu memetakan wilayah yang mengalami keterbatasan air sekaligus kelompok masyarakat yang paling rentan.
“Puskesmas harus mengetahui desa mana yang mengalami keterbatasan air, kelompok berisiko yang tinggal di dalamnya, serta perubahan kasus penyakit yang berkaitan dengan kualitas air dan sanitasi,” ungkap Yahya.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar memastikan bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat benar-benar aman hingga digunakan dan dikonsumsi. Menurutnya, pemeriksaan kualitas air tidak cukup hanya dilakukan pada sumber maupun kendaraan pengangkut, tetapi juga harus mencakup tempat penyimpanan dan lokasi distribusi.
“Apabila ditemukan sumber air warga yang tidak layak, pemerintah harus menyediakan pasokan pengganti serta menyampaikan larangan penggunaannya secara jelas,” kata Yahya.
Selain itu, fasilitas pelayanan publik yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan juga perlu mendapat perhatian khusus selama krisis air berlangsung.
“Jika diperlukan, fasilitas kesehatan (faskes), sekolah, posyandu, dan tempat pengungsian sementara harus memperoleh perlindungan pasokan tersendiri agar pelayanan tidak dikurangi,” ujar Yahya.
Yahya turut mendorong pemerintah menyediakan wadah penyimpanan air yang memenuhi standar keamanan bagi keluarga yang belum memilikinya. Langkah tersebut dinilai penting agar air bantuan tetap terjaga kualitasnya setelah tiba di permukiman warga.
Tag: Kekeringan, Air, Kesehatan, YahyaZaini