Kabar Golkar

Gerindra Berjanji Tidak Akan Berkhianat Kepada Golkar di Pilkada Depok

Oleh · · Kabar Pilkada

credit gambar / RadarDepok
credit gambar / RadarDepok

Kabargolkar.co.id - Pascapertemuan resmi ke DPD Partai Golkar Kota Depok dengan PDI Perjuangan dan Gerindra, Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, H. Hamzah menegaskan, pihaknya sudah terang-terangan mengajak Golkar di Pilkada Depok 2020. Bahkan, menjanjikan tidak ada pengkhianatan.

“Yang jelas Gerindra-PDI Perjuangan menawarkan koalisi yang dibangun bersama-sama, dari awal hingga menang dan membangun Kota Depok bersama,” kata Hamzah seperti yang kami sadur dari Radar Depok, Minggu (21/06).

Hamzah yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Depok ini mengungkapkan, dari hasil pertemuan yang mendapat sambutan luar biasa tersebut ia menegaskan, Golkar serius membahas tawaran Gerindra-PDI Perjuangan untuk koalisi di Pilkada, dan selanjutnya akan dibawa ke Jabar dan DPP Golkar terkait ajakan tersebut.

“Alhamdulillah, mendapat sambutan luar biasa, full kekuatan. Kami juga membawa semua jajaran pengurus DPC, Fraksi, begitu juga dengan PDI Perjuangan,” ungkap Hamzah.

Ditanya terkait slot untuk kandidat yang akan diusung jika Golkar mau bergabung dengan koalisi yang dibangun Gerindra-PDI Perjuangan, Hamzah menegaskan, hal tersebut sudah dibicarakan. “Sudah clear itu sih,” tegasnya.

Secara hitung-hitungan kasar, Hamzah melanjutkan, jika Golkar bergabung dengan koalisi yang dibangun Gerindra-PDI Perjuangan, maka pihaknya akan memiliki kekuatan setengah jumlah kursi di parlemen atau 25 kursi.

“Ini kekuatan yang bagus untuk berperang di Pilkada, kami pun tetap merangkul partai lain, agar semakin besar peluang memenangkan pertarungan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020,” lanjutnya.

Hamzah menambahkan, Gerindra sudah berpengalaman menang di Pilkada Depok beberapa tahun lalu. Pada Pilkada lalu, koalisi awal (Gerindra-PKS) bersama-sama sama menang, dan membangun Kota Depok. Namun kenyataannya tidak sesuai perjanjian awal, pihaknya selalu ditinggal dalam merembukan suatu masalah, mengambil keputusan.

“Nyatanya kami dikhianati, atau tidak sesuai janji membangun bersama, dengan pengalaman tersebut maka kami tidak mau menjadikan teman koalisi di Pilkada 2020 sekarang menjadi korban seperti Gerindra di 2015. Kami sangat merasakan kecewa, dan sakitnya tuh di sini,” imbuhnya.