Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Hadapi Pilkada Tangsel, Golkar Dinilai Tetap Butuh Koalisi
  Bambang Soetiono   13 Maret 2020
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Tangerang Sekatan resmi mengusung Benyamin Davmie-Pilar Saga Ichsan menjadi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan. Rekomendasi tersebut dilakukan setelah mereka menggelar rapat pimpinan

kabargolkar.com, TANGERANG SELATAN - Partai Golkar Tangerang Selatan telah memutuskan akan mendukung pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga dalam Pilkada Tangsel 2020. Adapun, syarat bagi partai untuk mengusung calon dalam Pilkada Tangsel adalah memiliki 20 persen jumlah kursi di DPRD. Golkar yang memiliki 10 kursi memenuhi syarat itu. 

Golkar tinggal menunggu rekomendasi dari DPP untuk mengusung Benyamin-Pilar. Artinya, Golkar tidak perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon dalam Pilkada Tangsel 2020. Meski demikian, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Zaki Mubarak menilai dukungan dari partai politik lain tetap penting bagi Golkar. 

Dengan koalisi, Golkar bisa mendulang suara lebih banyak dalam Pilkada Tangsel 2020. "Sangat penting. Karena antara lain parpol-parpol merupakan mesin politik elektoral dengan jaringan yag dipunyainya bisa membantu mendulang suara saat pilkada," kata Zaki kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020). 

Semakin banyak partai yang bergabung dalam koalisi, mesin partai yang bekerja otomatis semakin banyak. Menurut Zaki, selain dapat mendulang suara, koalisi juga dinilai dapat menstabilitaskan pemerintahan khususnya di Tangerang Selatan. 

"Dengan mendapatkan dukungan parpol lebih banyak pola hubungan antara eksekutif dengan legislatif (DPRD) lebih stabil. Karena wali kota atau wakil wali kota terpilih berasal dari gabungan parpol dengan kursi mayoritas di DPRD, " ucapnya. 

Melihat kemungkinan tersebut, Zaki menilai Golkar Tangsel tidak dapat meperjuangkan pasangan yang didukungnya tanpa koalisi dengan partai lain. "Jadi secara normatif, bisa saja Golkar mengajukan sendiri, tapi realitas politiknya koalisi dengan parpol lain juga perlu dilakukan. Baik untuk keperluan elektoral Pilkada maupun setelahnya," tutupnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.