27 Mei 2020
Putus Penyebaran Covid-19, Golkar Jatim Instruksikan FPG Tunda Kunjungan Kerja
  Bambang Soetiono
  09 April 2020
  • Share :
Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak. (Foto: Bobby Constantine Koloway/tribun)

kabargolkar.com, SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur menginstruksikan kepada jajaran Fraksi di DPRD Provinsi, maupun kabupaten dan kota untuk menunda kunjungan kerja. Hal ini sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penularan wabah Covid-19 atau Corona.

Instruksi ini dikeluarkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M Sarmuji melalui surat No. 02/B.1/DPD-I/PG/IV/2020 tentang Instruksi kepada seluruh Anggota Fraksi Partai Golkar Jawa Timur. Isinya, meminta Fraksi partai berlambang beringin ini tidak melakukan kunjungan kerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sampai waktu yang akan ditentukan.

"Kami mendapat surat instruksi dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur untuk tidak melakukan kunjungan kerja" kata Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Sahat yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur meminta seluruh anggota Fraksi untuk patuh, sekalipun agenda Kunjungan Kerja (Kunker) dihasilkan melalui pertemuan Banmus."Ini kan instruksi partai, harus dilaksanakan,” tegasnya.

”Meskipun keputusan kunjungan kerja AKD ini adalah hasil rapat Banmus DPRD Provinsi Jatim, saya selaku pimpinan fraksi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim harus mematuhi dan melaksanakan instruksi ini. Sekali lagi, ini Instruksi partai,” tegas Anggota DPRD Jatim tiga periode ini.

Dalam instruksi yang sama, Sarmuji juga meminta kepada anggota Fraksi Golkar untuk melakukan aksi sosial membantu masyarakat melewati masa pandemik covid-19 dengan fokus membantu masyarakat melalui aksi sosial. Sahat mengutip Surat Edaran juga menjelaskan bahwa instruksi ini menjadi salah satu cara untuk menekan persebaran Virus Corona atau Covid-19.

Secara umum, DPRD Jawa Timur memang memangkas sejumlah agenda kunker. Alokasi dana kunker dialihkan untuk penanganan Corona.

Sebelumnya, DPRD Jatim bersepakat mengalihkan anggaran kedewanan ke dalam anggaran penanganan Virus Covid-19 atau Corona. Besaran dana yang dialihkan mencapai sekitar Rp 140 miliar.

 

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.