lain kedua petahana dapat melanjutkan 2 priode,”jelas Budiman Hading. Budiman Hading agenda terpenting bagaimana kandidat yang dijargonkan dari NasDem dalam hal ini Bupati Ismunandar dan petahana yang dijargokan DPD Golkar Kutim yaitu Wabup Kasmidi Bulang dengan harapan dapat “bersatu” kembali.
Sementara mewakili NasDem melalui Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan menjelaskan kehadiran rekan-rekan pengurus NasDem dengan pengurus Golkar dalam memenuhi undangan silaturahmi menjalin komunikasi politik “Tentunya melalui kebersamaan ini, bahwasanya NasDem tidak diragukan lagi. Tugas kami dari DPD NasDem telah selesai bahwa dari DPP meminta rekomendasi dari DPD ke DPP partai Nasdem dan beberapa bulan lalu kami telah mengeluarkan rekomendasi.,” jelasnya.
Arfan mengakui dari hasil rekomendasi itu ada tiga kandidat yaitu yang pertama Kasmidi Bulang, kader dari NasDem Ismail, ST dan H. Hasbullah ranah kewenangannya saat ini sudah di DPP NasDem. “Seminggu yang lalu DPP menanyakan siapa kira-kira pasangan Ismunandar? Sama persis seperti pembicaraan kita hari ini. Kalau NasDem di Kutim tentunya sudah selesai artinya NasDem merekomendasikan kepada bapak Kasmidi Bulang,” beber Wakil Ketua II DPRD Fraksi NasDem.
Adanya pertemuan antara pengurus Partai Golkar dan Nasedem ini, ditanggapi beberapa konstituen Partai Golkar yang menyayangkan H. Kasmidi Bulang yang memilih posisi sebagai Calon Wakil Bupati. Seharusnya Kasmidi Bulang dapat dicalonkan menjadi Bupati oleh Partai Golkar Kutim dengan pertimbangan yang bersangkutan adalah Ketua DPD Partai Golkar Kutim yang perolehan suara pada Pemilu 2019 mendapat 7 Kursi di DPRD Kutim dan Kasmidi Bulang adalah salah satu penerima surat tugas dari DPP Partai Golkar selain Mahyunadi.
Dilansir sebelumnya Wakil Sekjen BAPPILU Wilayah Kalimantan Arief Pahlevi Pangerang mengatakan nama-nama yang telah mendapatkan surat belum jadi keputusan final untuk wilayah Kabupaten Kutai Timur. “Surat tugas untuk melakukan survei di berikan kepada Kasmidi Bulang dan Mahyunadi agar kader Partai Golkar ini harus berkomunikasi dengan parpol lain,” tegas Pahlevi.
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, H. Rudy Mas’ud, SE (16/3) lalu mengatakan dalam pencalonan kader Golkar menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang Partai Golkar akan mengambil keputusan salah satunya berdasarkan hasil survei. Dan Partai Golkar telah menetapkan LSI sebagai lembagai survei untuk Kabupaten Kutai Timur.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.