Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
1 Juta Santri Jatim Bakal Kembali ke Ponpes Saat New Normal, Golkar Jatim Beri Usulan Ini
  Bambang Soetiono   01 Juni 2020
Muhammad Bin Mu'afi Zaini, Wakil Ketua Bidang Kerohanian DPD Partai Golkar Jatim. (Foto: surya.co.id/bobby constantine koloway)

kabargolkar.com, SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur merespons rencana pemerintah menerapkan new normal. Khususnya, bagi kalangan santri yang menimba ilmu di pondok pesantren di Jawa Timur.

Wakil Ketua Bidang Kerohanian DPD Partai Golkar Jatim Muhammad Bin Mu'afi Zaini mengakui saat ini Pesantren masih menjadi salah satu tempat yang aman dari wabah Covid. Hal itu sebaiknya harus dijaga.

Apalagi, ketika nantinya santri kembali belajar dan ibadah di ponpes. "Hal ini penting untuk dijaga betul dengan perhatian penuh dari pemerintah," kata politisi yang akrab disapa Gus Mamak ini, Minggu (31/5/2020).

Permintaan Golkar ini bukan tanpa alasan. Mengingat, jumlah santri yang saat ini diperkirakan mencapai 1,1 juta jiwa.

Apabila jumlah tersebut telah masuk ke pondok akan sekaligus menurunkan pergerakan manusia usia aktif secara signifikan. Karena begitu santri masuk, mereka tidak kemana mana dan tidak berinteraksi dengan pihak luar.

Akhirnya, covid-19 lebih mudah dikendalikan. "Namun jika proses kembalinya santri ke pesantren dilakukan asal-asalan tanpa screening yang tepat, maka justru menjadi blunder," kata Anggota DPRD Jatim ini.

"Sebab, dengan kepadatan pesantren yang meningkat menjadikan interaksi fisik lebih intens," papar anggota DPRD Jatim dua periode ini.

Oleh karena itu, pemerintah perlu terlibat dalam proses pengembalian santri belajar di Pondok Pesantren. Bukan hanya dengan menyiapkan protokol semata, namun terlibat secara fisik. 

Di antaranya dengan memberikan pendampingan tenaga ahli bagi pengurus kesehatan pesantren dalam hal pemeriksaan kesehatan (screening). "Misalnya, dengan mempermudah surat sehat sesuai kekuatan anggaran pesantren. Juga, subsidi rapid test," cetus legislator dari dapil Jatim 14 (Madura) ini.

Jika proses pengembalian santri berjalan sukses tanpa membawa virus, maka santri akan bisa belajar dengan baik di bawah bimbingan para pengasuh. "Bukan tidak mungkin doa 1,1 juta orang ditambah tenaga pendidiknya ini Insya Allah akan signifikan sebagai Ikhtiar batin memerangi covid-19," pungkasnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.