02 Desember 2020
Golkar Bakal Optimalkan Kampanye Digital di Pilkada Kabupaten Bandung
  Bambang Soetiono
  16 Juni 2020
  • Share :
ilustrasi (net)

kabargolkar.com, BANDUNG - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kabupaten Bandung, Partai Golkar akan mengoptimalkan kegiatan kampanye secara digital.

Rencana kampanye calon bupati secara digital ini menjadi langkah yang diambil demi mencegah penularan covid-19 dan juga mematuhi aturan dari PKPU. 

Cecep Suhendar mengatakan, bahwa kampanye secara digital untuk sosialisasi dan memperkenalkan bakal calon dari Partai Golkar sudah dilakukan. 

Ketua Panitia Seleksi Bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar itu mengungkapkan, berawal dari kesuksesan perkenalan bacalon secara digital itu, rencananya lah tersebut bakal berlanjut. Kampanye digital ini akan terus dimaksimalkan pada saat nanti DPP Partai Golkar telah memutuskan untuk menetapkan satu calon bupati Bandung secara resmi.

Selain itu, Cecep juga mengungkapkan bahwa kampanye secara terbuka juga sudah tidak ada berdasarkan aturan dari Komisi Pemilihan Umum. "Merujuk dari aturan (KPU), kampanye secara terbuka sudah tidak ada. Maka konsep dan pola kampanye berubah menjadi digital," jelasnya, Senin (15/6/2020).

Cecep mengatakan, kampanye secara terbuka dan secara tradisional dinilai sudah tidak efektif lagi. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Oleh karena itu, Partai Golkar, lanjut Cecep, akan terus menggencarkan kegiatan kampanye secara digital melalui berbagai platform media sosial. 

Langkah mengoptimalkan kampanye digital ini dilakukan, karena menurut laporan yang diterima Cecep, saat ini masyarakat di Indonesia terutama di Kabupaten Bandung secara mayoritas sudah melek digital. "Dari laporan, mayoritas daftar pemilih tetap (DPT) itu aktif menggunakan ponsel pintar dan aktif dalam bersosial media. Nah ini kami manfaatkan untuk mengoptimalkan kampanye secara digital," ujarnya. 

Walaupun kampanye digital dengan mengoptimalkan media sosial akan menjadi pilihan utama selama Pilkada nanti, Cecep tidak menampik akan tetap melakukan konsep kampanye secara tradisional. Kampanye tradisional ini akan dilakukan di sejumlah daerah yang memang masyarakatnya belum tersentuh fasilitas digital. Seperti, masih kurangnya sistem jaringan sinyal untuk penggunaan gadget maupun masih awam menggunakan media sosial.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.