Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar dan NU Sepakat Perkuat Pesantren di Jawa Timur
  Bambang Soetiono   17 Juni 2020
Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji (kanan) bersama Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar pada acara silaturahmi PWNU Jatim, Selasa (16/6/2020). (Foto: surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway)

kabargolkar.com, SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur berkunjung ke kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Selasa (16/6/2020). Dalam kunjungan tersebut, Golkar bersama NU sepakat memperkuat pesantren.

Kehadiran para pengurus partai berlambang pohon beringin ini dipimpin langsung Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji. Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar menyambut langsung kehadiran rombongan tersebut.

Sarmuji didampingi sejumlah pengurus. Di antaranya Wakil Ketua DPD Golkar Jatim, HM Zahrul Azhar Asumta As'ad (Gus Hans). "Tujuan kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan para pengurus Golkar Jawa Timur untuk periode baru," kata Sarmuji ketika dikonfirmasi seusai pertemuan.

Menurut Sarmuji, ada sejumlah program yang disepakati pihaknya bersama NU. Di antaranya, memperbesar perhatian kepada pesantren.

Yakni, dengan mendorong pemerintah untuk memperbanyak program yang menyasar pesantren dan madrasah diniyah (madin). "Di banyak daerah di Jawa Timur, sudah ada dana madin terutama perhatian kepada guru madin," katanya.

"Hanya saja, di Surabaya belum masuk nomenklatur itu. Sehingga, kami akan mendorong melalui DPRD Surabaya agar Pemkot bisa menyesuaikan kebutuhan guru madin," katanya.

Menurut Sarmuji banyak pengajar madin di Surabaya yang juga membutuhkan perhatian. "Selama ini, TPQ di Surabaya banyak yang belum identik dengan madin. Sehingga, madin harus dimasukkan dalam nomenklatur penganggaran di Surabaya," katanya.

Selain itu, Golkar juga siap membantu PWNU Jawa Timur dalam program sertifikasi masjid. Terutama, untuk masjid wakaf. "Masjid yang belum sertifikat kami akan mengusahakan sertifikasi. Terutama, untuk masjid yang sudah diwakafkan," katanya.

Kebetulan, Golkar memiliki kader yang menjabat Ketua Komisi 2 DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung. "Selain di DPR RI, kader di DPRD dari partai Golkar juga akan memperjuangkan terutama dengan memberikan perhatian dana sertifikasi masjid," terang Anggota DPR RI ini.

Selain soal regional, Golkar bersama NU juga meneguhkan sikap untuk memperkuat empat pilar kebangsaan. Mulai dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Tidak ada keraguan dari NU maupun Golkar untuk mempertahankan konsesus dasar itu. Konsesus dasar ini harus dipertahankan semaksimal mungkin," katanya.

Berlangsung siang hari, acara ini tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Di antaranya, dengan menggunakan masker hingga menjaga kebersihan tangan.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.