kabargolkar.com, KUALASIMPANG - DPD I Golkar Aceh siap menyongsong tahun politik dengan terlebih dahulu membenahi seluruh prangkat organisasi partai.
Hal ini disampaikan Ketua DPD I Golkar HT Muhammad Nurlif di sela pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V DPD II Golkar Aceh Tamiang, Rabu (22/7/2020).
Nurlif menjelaskan saat ini yang menjadi fokus utama pihaknya ialah menyelesaikan konsolidasi seluruh perangkat organisasi daerah yang meliputi unsur pengurus provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga seluruh desa di Aceh. “Kemudian kita menata ulang organisasi yang mendirikan dan didirikan partai,” kata Nurlif.
Ditanya apakah Golkar sudah menyiapkan kadernya untuk bertarung di Pilkada, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dia mengatakan masih dalam pertimbangan. Menurutnya nanti akan ada forum khusus yang dibentuk partai untuk membahas persiapan ini. “Ada forumnya nanti untuk membicarakan ini setelah konsolidasi, apakah jadi Aceh satu atau dua, semua dalam pertimbangan,” ujarnya.
Khusus menghadapi Pilkada Aceh Tamiang yang kemungkinan berlangsung pada 2022, Nurlif menyadari kalau partainya membutuhkan koalisi karena hanya memiliki dua kursi.
Meski begitu, pembahasan koalisi ini nantinya harus jelas dan dirumuskan bersama. Musda yang dilangsungkan di aula Kanwil Kemenag Aceh Tamiang ini secara keseluruhan mengusung tiga agenda.
Selain memilih Ketua DPD II Golkar Aceh Tamiang, kegiatan ini juga untuk mengevaluasi kinerja apakah sesuai dengan perjuangan pokok Partai Golkar, menetapkan program kerja dan penataan organisasi.
"Partai Golkar ikut bertanggung jawab terhadap maju mundurnya Kabupaten Aceh Tamiang. Kami akan konsisten memberi saran-saran yang baik untuk kemajuan kabupaten Aceh Tamiang," ujar Nurlif saat menyampaikan kata pembukaan Musda V.