Kabargolkar.com - Kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Bontang dipastikan berganti mulai Rabu (4/8/2020) lusa saat berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Bontang.
Meski begitu, hingga hari ini hanya satu orang yang tertarik atau berani untuk mencoba mengambil kemudi partai bersimbol pohon beringin tersebut. "Baru satu pendaftar, kami tunggu sampai jam enam sore nanti nanti," ucap Ketua Tim Penjaringan, Calon Ketua DPD II Golkar Bontang, Muhammad Idrus.
Jika tak ada pelamar hingga detik terakhir hampir dipastikan Andi Faizal Sofyan Hasdam, yang kini juga menjabat, Ketua DPRD Bontang, akan melanjutkan kepemimpinan ibundanya, Walikota Bontang Hj Neni Moerniaeni, yang sekarang merupakan Ketua DPD II Golkar Bontang.
Menanggapi sepinya peminat untuk maju tersebut, Ketua DPD I Golkar Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menanggapi santai. "Disini banyak kader terbaik Golkar, tetapi nanti dilihat bagaimana hasilnya dalam pemandangan umum," kata Rudy ditemui terpisah di kawasan Bontang Kuala.
Yang terpenting menurutnya pemimpin Golkar kedepan merupakan kader yang mampu menjadi simbol dari partai. "Yang memimpin harus memiliki karya dan kekaryaan, ini yang menjadi simbol partai Golkar," sebutnya
Siapapun yang terpilih nantinya lahir dari musyawarah yang demokratis, mampu mengakomodir seluruh instrumen partai, yang ada di DPD II Bontang. "Harus mengakomodir seluruh instrumen yang ada di partai Golkar, agar tidak ada perpecahan, dan seluruh kader-kader bisa terkonsolidasi," tutup Rudy Mas’ud. [KoranKaltim]