Kabargolkar.com - Sebagian wilayah Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kebanjiran akibat hujan dan luapan Kali Ciliwung. Sejumlah warga dievakuasi ke posko pengungsian sejak Senin dini hari, 8 Februari 2021.
"Sejak pagi tadi sudah ada 195 kepala keluarga (KK) yang dievakuasi oleh personel Damkar DKI dan Sektor IX Pasar Minggu," kata Teuku Fadhil tokoh masyarakat setempat, Senin (8/1/2021) malam.
Fadhil memerinci warga yang dievakuasi terdiri atas 37 orang dewasa, 8 warga lanjut usia (lansia), 7 anak-anak, dan 1 balita. Evakuasi telah dilakukan sejak pukul 03.00 WIB seiring meningkatnya ketinggian banjir di wilayah Pejaten Timur di RW 8 yang terdiri dari 7 RT tersebut.
Golkar Jakarta Selatan Tinjau Lokasi Banjir
Dalam kesempatan yang sama, ketua DPD II Partai Golkar Jakarta Selatan, Inez Yuanna tinjau lokasi terdampak banjir di RW 8 Kelurahan Pejaten Timur senin malam. Didampingi salah satu pengurus DPD 1 Partai Golkar DKI Jakarta, Riko Lodewiyk Lesiangi.
Menurut keterangan yang kami terima dari Teuku Fadhil, yang sekaligus pengurus aktif di DPD Partai Golkar Jakarta Selatan, kehadiran ketua Inez Yuanna langsung ke lokasi yang terkena bencana banjir, ini sangat membantu atau paling tidak meringankan beban dari para korban.
"Sangat berterimaksih sekali atas kehadiran Ibu Inez Yuanna untuk melihat situasi banjir yang berada di 7 RT di RW 8 Pejaten Timur ini, dengan bantuan kebutuhan pokok dari Ketua Partai Golkar Jakarta Selatan, ini juga sangat membantu paling tidak meringankan beban dari para pengungsi yang saat ini telah dievakuasi ke beberapa posko penanggulangan bencana," ungkap Fadhil.
Sementara itu, bantuan yang di distribusikan ke warga terdampak di RW 8 Pejaten Timur, diantaranya beberapa kebutuhan pokok makanan seperti Makanan siap saji, Air mineral, obat obat atau Vitamin dan juga Susu.
Sementara itu, ketinggian air di Sungai Ciliwung terpantau stabil dengan ketinggian kurang lebih dua meter.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk segera dan mau menerima bantuan juga evakuasi dari pihak pihak atau instansi yang berwenang, ini penting karena keselamatan sangat prioritas. Kami akan berperan dalam persoalan ini," ungkap Inez Yuanna saat berdiskusi dengan unsur pimpinan RW 8 yang lokasinya terdampak banjir.