Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Walikota Binjai Terpilih H Juliadi Meninggal Dunia, Golkar Sumut Kehilangan Kader Terbaik
  Nyoman Suardhika   11 Februari 2021
Credit Photo / Antara Sumut

Kabargolkar.com - Wali Kota Binjai terpilih, H Juliadi meninggal dunia sebelum dilantik,
akibat terpapar Covid-19. Meski begitu, Wakil Wali Kota Binjai terpilih, Amir Hamzah akan tetap dilantik, menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah itu, Amir Hamzah bakal menjabat sebagai Pelaksanan Tugas (Plt) Wali Kota Binjai.

“Mekanismenya nanti, (Amir Hamzah) dilantik dulu menjadi wakil wali kota, baru kemudian menjadi pelaksana tugas,” kata Koordinator Divisi Hukum KPU Kota Binjai, Arifin Saleh yang kami lansir dari laman Sumut Pos, Rabu (10/2).

Sementara Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Juliadi-Amir Hamzah, ke DPRD Kota Binjai. “Sesuai regulasi, kita (KPU) sudah selesai tugasnya, dan selanjutnya DPRD mengusulkan nama tersebut untuk dilantik Mendagri melalui gubernur,” kata Zulfan.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024 tinggal menunggu pelantikan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) dari Kemendagri. Namun, Juliadi meninggal dunia. Menurut Zulfan, keputusan ada di pemerintah pusat. “Apakah wakilnya saja dilantik, kemudian ada Pj (Penjabat) atau Plt (Pelaksana tugas) dari Kemendagri ditugaskan ke wakilnya untuk dilakukan pergantian,” ucapnya.

Kemendagri belum menentukan jadwal pelantikan calon kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri sudah menyurati gubernur untuk menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) masing-masing daerah sebagai Pelaksana harian (Plh) kepala daerah yang berakhir masa jabatannya pada 17 Februari 2021. “Termasuk Binjai,” tandas Zulfan

Kader Terbaik yang Religius

Ucapan belasungkawa terus mengalir atas meninggalnya Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi pada Selasa (9/2). Antara lain datang dari sejumlah partai politik pengusung dan pendukung, Golkar dan Demokrat Sumut.

Di Golkar, Juliadi merupakan kader partai. Di mata partai berlambang pohon beringin tersebut, Juliadi merupakan sosok pemimpin rendah hati dan taat beragama. “Ya, nyaris sempurna. Figur kader Partai Golkar dan tepat mengemban amanah sebagai pemimpin,” kata M Hanafiah Harahap, Korbid Kepartaian Partai Golkar Sumut menjawab Sumut Pos, Rabu (10/2).

Secara pribadi, Juliadi dinilai sudah mumpuni sebagai calon pemimpin masa depan. Ia juga sangat bersahabat dengan banyak kalangan. “Sebagai sahabat, saya merasa kehiangan atas wafatnya beliau. Almarhum tidak membedakan siapa-siapa yang disapa dan sebaliknya menyapa beliau. Begitupun dihubungi siapapun, beliau respon dan berbaik sangka,” katanya.

Sikap rendah hati almarhum Juliadi, lanjut Hanafiah, adalah ikhtiibar buat semua kalangan. Pihaknya percaya, di tangan pasangan Juliadi dan Amir Hamzah, Binjai mampu membangun imej sebagai kota religi seperti visi misi dan program kerja keduanya. “Kuasa Alllah SWT beliau tadi malam wafat dan kembali ke sisi Allah SWT. Selamat jalan Pak Juliadi, saya saksi beliau orang baik,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan Partai Demokrat Sumut. “Ya, kami tentu sangat berduka atas wafatnya Pak Juliadi, Wali Kota Binjai terpilih di Pilkada Binjai 2020 lalu. Beliau adalah sosok pemimpin bersahaja, visioner, dan religius,” kata Plt Ketua Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain.

Pihaknya berharap Amir Hamzah yang ke depan menjadi wali kota, mampu memfokuskan penanganan Covid-19 di Binjai

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.