kabargolkar.com, SIGLI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) wajib dilakukan demi membangun daerah. Namun, anggaran yang minim akibat pandemi Covid-19 membuat hasil Musrenbang terkadang tidak maksimal.
"Keuangan daerah sangat sulit saat ini. Harap maklum, jika apa yang sudah diajukan oleh masyarakat tidak terpenuhi," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Pidie, Teuku Saifullah TS kepada metropolis.id, Selasa (16/3/2021).
Lanjut TS, sapaan akrab Teuku Saifullah, Musrenbang tersebut memang wajib dilakukan pemerintah untuk penganggaran. Sehingga, hasil Musrenbang dapat dijadikan prioritas dalam pembangunan.
"Jika ada yang tidak terpenuhi apa yang sudah diusulkan masyarakat, tentu saja harus bersabar," ucap TS.
Ia mengharapkan, bupati setempat dalam mengambil kebijakan benar-benar mengakomodir permintaan masyarakat meski tidak semuanya terpenuhi.
Namun yang perlu diketahui, kondisi keuangan Pemkab Pidie saat ini memang sulit untuk memenuhi semua usulan masyarakat. "Jadi, masyarakat harap maklum juga dengan kondisi keuangan daerah sekarang ini," pinta dia.