kabargolkar.com, TARAKAN - Tertunda empat kali, Musyawarah Daerah (Musda) Tingkat II Golkar Tarakan rencananya akan digelar 12 Juni mendatang. Ketua DPD II Golkar Tarakan, Tigor Nainggolan mengaku tidak mencalonkan diri lagi sebagai ketua dalam musda mendatang.
“Informasinya ada Plt nanti yang akan menggantikan saya. Tapi itu tidak berdasar, apalagi kalau disebut diskresi bukan untuk organisasi,” katanya, Rabu (2/6/2021).
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan partai berlambang pohon beringin ini di tingkat pusat. Pelaksanaan musda ini juga nantinya akan membuka pendaftaran bagi para calon Ketua DPD II yang hendak maju.
“Ada pendaftar dari yang sebelumnya, bisa maju lagi. Kalau nanti pada saat musda, ada yang mau mencalonkan juga silakan,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Tarakan, Sofyan Udin Hianggio menuturkan ada empat orang calon yang mendaftar sebagai calon ketua. Bahkan, ia sebutkan sudah ada Plt Ketua DPD Golkar Tarakan, jadi ia hanya menjabat sebagai demisioner.
“Rencana awalnya musda kan dilakukan tahun lalu, terus ditunda. Dari pusat mengintruksikan untuk musda tingkat kota menunggu setelah Pilkada dan setelah Musda DPD I Provinsi Kaltara,” kata dia, kemarin.
Setelah Musda DPD I Provinsi Kaltara selesai dilaksanakan, baru dijadwalkan untuk nusda di Tarakan dengan melalui proses Plt karena masa jabatan pengurus yang lama sudah habis, tahun lalu. Pelaksanaan Musda juga akan dilakukan panitia nantinya.
Dari tiga calon yang tersisa untuk berkompetisi, Sofyan mengaku ia siap untuk maju dalam musda nanti. Terutama, setelah Tigor Nainggolan menyatakan mengundurkan diri.
Menurutnya, di Golkar proses pemilihannya demokrasi, melalui pengurus kecamatan, organisasi sayap hingga ke atas.
“Saya sudah persiapkan juga, cuma kami kan belum tahu sampai sejauh mana. Kalau dari syarat, harus 30 persen dukungan suara, saya bisa bilang sudah ada dan secara administrasi, saya sudah mendaftar dengan melalui proses penjaringan,” tegasnya.