Kabargolkar.com - Sosok Airlangga Hartarto dinilai sebagai sosok yang sarat pengalaman. DPD Golkar Wonogiri siap memenangkannya jadi Presiden RI dalam Pemilu 2024 mendatang.
Melansir laman Jawapos.com, Kamis (1/7/2021) Sekretaris DPD Golkar Wonogiri, Kristian Teguh Suryono, mengatakan bahwa terkait pencalonan Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024, DPD Golkar Wonogiri nengambil sikap berdasarkan Rakernas dan Rakerda yang telah dilakukan.
“Kita berkomitmen mendukung Pak Airlangga sebagai Capres untuk Pemilu 2024,” katanya, Rabu (30/6).
Atas komitmen itu, DPD Golkar Wonogiri juga sudah melakukan langkah-langkah untuk menaikkan elektabilitas Airlangga. Dalam berbagai kegiatan Partai Golkar di Wonogiri, nama Airlangga pun selalu disebut sebagai Capres 2024.
Misalnya, saat pemasangan baliho ucapan Hari Raya Idul Fitri, nama dan photo Airlangga juga terpampang. Hal itu guna memperkenalkan Airlangga kepada masyarakat Wonogiri.
“Dalam kegiatan Partai Golkar di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, bahkan tingkat dusun, kami selalu memberitahukan kepada kader, pengurus bahwa Capres Golkar 2024 adalah Bapak Airlangga Hartarto. Dari kader dan pengurus disebarluaskan kepada masyarakat,” papar anggota Komisi III DPRD Wonogiri ini.
Teguh menilai, Airlangga adalah sosok yang mumpuni sebagai Capres di 2024. Pasalnya, Airlangga sarat pengalaman di berbagai bidang.
Saat ini, Airlangga menjalankan amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian). Airlangga juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, dan pernah juga menjadi wakil rakyat alias anggota DPR-RI.
“Di masa pandemi ini, beliau juga diberi tanggungjawab oleh Presiden Jokowi untuk menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN). Tentu tidak diragukan lagi kapasitas beliau,” kata dia.
Dia menuturkan, Airlangga juga memiliki barisan pendukung yang solid. Suluruh kader Golkar dan sayap partai, mulai dari tingkat nasional hingga dusun-dusun, telah berkomitmen untuk memenangkan Airlangga Hartarto menjadi Presiden RI periode 2024 – 2029.
Sementara untuk Cawapres, Kristian memilih mengikuti apa yang menjadi keputusan partai. “Lihat saja nanti siapa yang dipilih di last minutes,” kata dia.