Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar berharap kekosongan jabatan Wakil Gubernur Papua antar waktu sisa masa jabatan 2 tahun masih dijabat salah satu kandidat yang diusulkan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Max Richard Krey, mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Lukas Enembe dan tim Koalisi Papua Bangkit jilid II agar kursi wagub tetap diisi kader Golkar.
“Kami sangat berharap dan meminta kepada pak Gubernur Papua dan koalisi bahwa kami sangat berharap nama cawagub yang diusulkan partai Golkar untuk dipilih jadi wakil gubernur gantikan Klemen Tinal,” kata Max Krey kepada wartawan di Kota Jayapura, Rabu (21/7/2020) malam.
Sehingga perjalanan panjang Lukas Enembe – Klemen Tinal tetap kompak sampai akhir masa jabatan 10 tahun atau dua periode.
Meskipun Wagub Klemen Tinal meninggal di tengah perjalanan periode kedua kepemimpinan mereka berdua pada 21 Mei 2021 lalu.
“Ya, kami berharap sekali dukungan dari masyarakat, Koalisi Papua Bangkit dan Gubernur kalau bisa calon yang diusulkan Partai Golkar yang melanjutkan sisa masa jabatan 2 tahun sebagai Wakil Gubernur,” tandasnya.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar berharap kekosongan jabatan Wakil Gubernur Papua antar waktu sisa masa jabatan 2 tahun masih dijabat salah satu kandidat yang diusulkan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Max Richard Krey, mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Lukas Enembe dan tim Koalisi Papua Bangkit jilid II agar kursi wagub tetap diisi kader Golkar.
“Kami sangat berharap dan meminta kepada pak Gubernur Papua dan koalisi bahwa kami sangat berharap nama cawagub yang diusulkan partai Golkar untuk dipilih jadi wakil gubernur gantikan Klemen Tinal,” kata Max Krey kepada wartawan di Kota Jayapura, Rabu (21/7/2020) malam.