Kabargolkar.com - Vaksin menjadi salah satu ikhtiar pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.
Baik pemerintah maupun aparat TNI-Polri, terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi di Indonesia, termasuk Bumi Batiwakkal. Partai Golkar pun tak mau ketinggalan.
Sebanyak 2.931 dosis vaksin Sinovac yang disalurkan DPD Partai Golkar Berau mulai disuntikkan kepada masyarakat Berau Sabtu (9/10/2201). Pelaksanaan vaksinasi tersebut dipusatkan di kantor DPD Golkar Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, sejak pukul 08.00 WITA. Di tahap awal ini, sebanyak 550 masyarakat mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.
Ketua Harian DPD Golkar Kaltim yang juga Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, yang turut meninjau pelaksanaan vaksinasi DPD Partai Golkar Kabupaten Berau menjelaskan, dari total 2.931 dosis vaksin akan disalurkan kepada masyarakat Berau, sebanyak 550 dosis telah disuntikkan kepada masyarakat.
Sisanya akan disebar ke seluruh kecamatan guna menyasar masyarakat kampung-kampung yang selama ini belum mendapatkan vaksin.
“Ini memang adalah instruksi dari DPP,” ujarnya kepada awak media saat meninjau vaksinasi, dikutip Senin (11/10/2021).
Makmur menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi sudah banyak dilakukan pemerintah maupun stakeholder terkait. Namun kebanyakan dilaksanakan di kawasan perkotaan. Untuk itu dirinya meminta dengan adanya gerakan vaksinasi Partai Golkar ini, sasaran terbesarnya diarahkan ke perkampungan. “Saya sudah sempat berbincang dengan Gubernur Kaltim, Isran Noor, untuk melakukan program (vaksinasi) ke desa. Selain meminta tim dari Partai Golkar, saya juga meminta Dinas Kesehatan Berau untuk melakukan vaksinasi ke kampung,” ujarnya.
Sebab, selain untuk mengejar target herd immunity, Makmur juga khawatir jika vaksinasi hanya dipusatkan bagi masyarakat perkotaan saja. Sehingga, jika ada masyarakat perkampungan yang berurusan di luar kampungnya lalu terpapar virus, maka berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 di perkampungan.
“Saya meminta kepada kader Golkar untuk saat ini fokuskan ke kampung-kampung, karena masyarakat di sana juga membutuhkan,” imbuhnya.
“Intinya jangan sepelekan. Jangan memandang jika di kampung tidak bahaya maka tidak dilakukan vaksinasi, itu salah,” sambungnya.
Mantan Bupati Berau dua periode itu juga berpesan, hal sekecil apapun jangan diabaikan. Termasuk dalam tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat PHBS).
“Itu kuncinya. PHBS. Sebenarnya sejak dulu kita sudah mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan PHBS. Karena kalau kita sudah menerapkan PHBS, virus tidak bisa menyerang,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Berau Andi Amir Hamzah menambahkan, pelaksanaan vaksinasi ke perkampungan memang sudah menjadi agenda pihaknya. Dimulai dengan kampung-kampung yang ada di Kecamatan Teluk Bayur, Sambaliung Kelay, Biatan, dan Talisayan.
“Ini memang menjadi rentetan agenda vaksinasi kita untuk menyasar ke kampung-kampung,” imbuh dia.
Saat ini, pihaknya telah menyiapkan 250 dosis vaksin untuk setiap kecamatan. Namun pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Berau, untuk mengupayakan penambahan dosis vaksin yang akan disebar ke seluruh kecamatan.
“Jadi sekalian kita melakukan vaksinasi, saya juga meminta bantuan juga kepada Pak Iswahyudi (Kepala Dinas Kesehatan, red) menambahkan kuota vaksinasi di kecamatan,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Iswahyudi, memang mengakui bahwa ada beberapa kampung yang belum tersentuh vaksinasi. Terutama di kampung-kampung pedalaman