kabargolkar.com, SURABAYA - Warna-warni peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Partai Golkar di daerah-daerah begitu semarak dengan beragam kegiatan. DPD Partai Kota Surabaya, misalnya. Mereka menggelar Kemah Kegolkaran. Yakni, pendidikan politik bagi para kader bertempat di Trawas, Mojokerto.
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fatoni mengatakan, kegiatan Kemah Kegolkaran tersebut digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (20-21 Oktober). Dalm kegiatan itu, pihaknya mengusung tema pendidikan politik dan kemah kegolkaran kerja untuk Indonesia.
‘’Untuk meneguhkan kembali doktrin karya kekaryaan kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar se-Kota Surabaya,’’ paparnya.
Arif mengatakan, selama ini tidak banyak yang mau mendarmabaktikan hidup untuk mengurusi kepentingan masyarakat melalui partai politik. Nah, itulah yang disebut kader. “Nilai kerelaan warga tersebut harus dibalas dengan terus mengasah kemampuan kader dengan pendidikan politik yang berkesinambungan,’’ ucap Arif.
Dia berharap, melalui kemah kegolkaran tersebut menghasilkan kader-kader yang bisa menjadi pejuang kemanusiaan. Sebab, hakikat kerja politik adalah kerja-kerja kemanusiaan. Partai politik adalah produsen pemimpin, maka harus terus mengasah dan meningkatkan kemampuan kader. ’’ Agar tidak tergilas dengan perubahan yang terus bergerak,’’ tegasnya.
Kemah kegolkaran itu, lanjut dia, tak ubahnya mengasah pisau. Pada saat awal-awal mungkin tajam. Namun, jika tidak diasah, pasti akan tumpul. Demikian pula manusia. Jika tidak diasah dengan nutrisi ilmu dan pengetahuan, maka lama-lama akan menurun kemampuan analisanya maupun kepekaannya.
‘’Kalau sudah demikian, akan menghasilkan kesimpulan yang keliru dan gagap harus berbuat apa untuk masyarakat,” tegas anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini.
Arif menambahkan, pihaknya juga tidak ingin hanya menjadi partai electoral. Hanya hadir 5 tahun sekali. Nah, Golkar Surabaya mesti menjadi partai politik yang menghasilkan kader-kader berkualitas. Mereka selalu siap dikaryakan kapan saja dan dimana saja untuk bangsa dan negara. “Dengan begitu, masyarakat menjadikan Golkar yang tekag berusia 57 tahun ini menjadi tempat menitipkan aspirasi, menitipkan kehendak arah pembangunan di Kota Surabaya,” terangnya.
Selain kemah kegolkaran, untuk menyemarakkan HUT ke-57 yang diperingati setiap 20 Oktober, Partai Golkar Kota Surabaya juga mengadakan beragam kegiatan lainnya. Di antaranya, lomba seperti lomba giveaway Ketua Umum Partai Golkar untuk 57 pemenang.