Kabargolkar.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan dalam melaksanakan penanganan banjir di sejumlah daerah kabupaten di Kalbar, sudah berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Apalagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saat ini tengah serius menangani kebutuhan korban banjir. Kedepan, pihaknya pun akan melakukan strategi penanganan pasca banjir.
“Jadi jangan kalotkan sudah ada SOPnye, itu yang kita jalankan. Siapapun yang laksanakan itu lah protapnya, jadi jangan coba-coba nabrak SOP, aparat penegak hukum akan datang. Saya bekerja tetap dengan berdasarkan SOP,” tegasnya Minggu (14/11/2021).
Selain itu, pihaknya juga telah membentuk Satgas, dimana masing-masing Kepala Dinas ditugaskan untuk berkantor di daerah yang terdampak banjir seperti di Sintang, Melawi, Sekadau, dan Kapuas Hulu.
Kepala Dinas Sosial saya suruh berkantor di Sintang dan Melawi sejak minggu lalu. Kepala Dinas Pangan, Kadis Pertanian, Perindag, Kadis Peternakan, Kadis Lingkungan Hidup saya minta mengkoordinir itu semua disana,” terang Gubernur
Gubernur menambahkan, terkait dengan bantuan yang telah di salurkan sebanyak 5.500 paket diperuntukkan bagi warga yang terdampak dan membutuhkan. sementara bagi ASN yang berpenghasilan tetap tidak boleh menerima bantuan.
“Misalkan masih mampu membeli itu jangan, ini untuk mereka yang membutuhkan dan tidak dapat bekerja lagi. Seperti ASN yang punya penghasilan itu tidak perlu mendapatkan bantuan ini,” pungkasnya.