Demi Modal "Tiket" Calon Bupati, Golkar Badung Fokus Raih 12 Kursi DPRD di Pileg 2024
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Daerah
Berdasarkan potensi tambahan 5 kursi di Pileg 2024, menurut KPU Badung rencananya di Kecamatan Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Utara akan bertambah masing-masing satu kursi. Sedangkan di Kecamatan Kuta Selatan rencananya bertambah 2 kursi.
Sementara di Kecamatan Kuta dan Petang tidak ada penambahan kursi. “Melihat potensi ini, kami optimis bisa menang di kecamatan-kecamatan yang mendapat tambahan kursi DPRD Badung tersebut,” terang Suyasa.
Berdasarkan hitung-hitungan partainya, sambung Suyasa, Dapil Petang dengan tetap 3 kursi, pihaknya yakin 1 kursi Golkar bisa dipertahankan. Kemudian, penambahan kursi akan digenjot di Dapil yang ada penambahan kursi, seperti Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan Kuta Selatan.
“Yang kita garap nanti adalah Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan maksimal juga di Kuta Selatan. Kami meyakini, di luar Petang bisa nambah (kursi DPRD Badung, red)," ujarnya.
Dengan modal perolehan minimal 20 persen kursi DPRD nantinya maka akan menjadi modal untuk Golkar Badung berhak mencalonkan sendiri calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2023. Karenanya, Golkar Badung fokus mengatur strategi untuk mengamankan kursi DPRD Badung. "Dasar untuk bisa ikut pilkada langsung adalah dari hasil pileg 2024. Inilah kita bersama calon-calon DPRD dan pengurus dari partai Golkar untuk memberikan atensi dalam penambahan kursi ini," kata Suyasa.
Namun diakui, tantangan untuk menambah kursi ini cukup berat. Mengingat partai pemenang pemilu, yakni PDIP Badung, kini pimpinannya menjadi kepala daerah. Namun demikian, Suyasa meyakini ada seni dan strategi tersendiri untuk mendapatkan kursi dewan.
"Kita sadar tantangan cukup berat di Badung. Frekuensi-frekuensi bantuan ke masyarakat melalui jalur kepala daerah yang saat ini Ketua DPC PDIP, memang agak sulit kami ke permukaan. Akan tetapi seni tersendiri itu pasti ada. Dengan situasi pemilihan terbuka ini, masyarakat pasti akan memilih figur-figur terbaik yang ada di masing-masing wilayah," ungkap Suyasa.
Suyasa optimis dengan bergabungnya tokoh-tokoh masyarakat di Partai Golkar akan menjadi salah satu strategi untuk mendulang suara yang berpengaruh pada tambahan kursi di DPRD Badung. “Dengan bergabungnya tokoh-tokoh panutan di Golkar sekarang, kami yakin bisa menambar kursi di DPRD Badung,” pungkasnya.