Kabargolkar.com - Legislator Partai Golkar, Nur Aimin Tantu menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada korban angin puting beliung di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin, 2 Januari 2023.
Anggota DPRD Jeneponto dari fraksi Golkar itu memberikan bantuan sebagai bentuk kepeduliannya sebagai wakil rakyat kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, kita sebagai wakil rakyat tentunya harus hadir disaat masyarakat menghadapi musibah,” kata Nur Aimin Tantu.
Bantua yang diberikan oleh Legislator Golkar itu berupa bahan sembako untuk kebutuhan keseharian bagi para korban angin puting beliung.
“Bantuan yang kita serahkan berupa bahan sembako, itu untuk meringangkan kebutuhan warga yang terdampak angin puting beliung,” ujarnya.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Jeneponto itu pun menyampaikan doa kepada korban agar tabah menghadapi cobaan dari Allah SWT.
“Semoga warga yang menjadi korban dapat menerima dengan lapang dada dan tabah menghadapi cobaan dari Yang Maha Kuasa, Insya Allah ada hikma dibalik cobaanNya,” harapnya.
Langkah cepat Sekretaris DPD II Golkar Jeneponto itu sebagai bukti nyata, seorang kader Partai Golkar harus selalu hadir ditengah masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami kader Golkar harus hadir ditengah masyarakat yang dilanda musibah, kita harus siap membantu masyarakat yang membutuhkan seperti apa yang diinstruksikan pimpinan partai,” ujarnya.
Penyerahan bantuan itu dilakukan dengan menyerahkan langsung kepada setiap korban.
Dimana sebelumnya diberitakan, hujan Deras yang disertai angin puting beliung porak poranda sejumlah rumah milik warga Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat, 30 Desember 2022.
Peristiwa bencana itu terjadi sekira pukul 12:00 Wita dan membuat warga berhamburan menyelamatkan diri.
Angin puting beliung ini mengamuk dan merusak 30 rumah panggung ditengah hujan deras.
Kepala Desa Bontosunggu, H Kamiluddin mengatakan peristiwa angin puting beliung terjadi di wilayahnya saat warga bersiap-siap ke masjid melaksanakan shalat Jumat.
“Kejadiannya sekitar pukul 12 siang, kurang lebih 30 rumah rusak akibat hujan deras yang disertai angin puting beliung,” kata H Kamiluddin.