Safari Ramadhan di Pesantren Buya Syakur Indramayu, Kang Ace Ajak Kader Golkar Perkuat Kerja Nyata di Masyarakat
Oleh NINDY · · Kabar Daerah
“Pikiran-pikiran serta gagasan Buya ini dikenal sangat menyejukkan bagi keutuhan bangsa dan negara yang kita cintai. Pandangan-pandangannya selalu relevan dengan pandangan Partai Golkar,” sebutnya.
Ia menyebutkan beberapa gagasan Buya Syakur yang sampaikannya di media sosial maupun saat mengajar kepada para santrinya selalu menunjukan betapa Islam memang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam). Islam merupakan agama yang memberikan rahmah (kasih sayang) sehingga menjadi obor dan pedoman bagi umat manusia bukan hanya untuk umat Islam itu sendiri, tetapi juga bagi seluruh alam semesta.
“Tentu pandangan keagamaan Buya Syakur ini patut ditiru patut kita jadikan sebagai pedoman. Karena orisinalitas dari pandangan-pandangan keagamaannya yang luar biasa,” kata Kang Ace seraya menyebut beberapa tokoh ulama seperti Prof. Quraish Shihab, almarhum KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Prof. Nurcholis Madjid memiliki pandangan yang sama dengan Buya Syakur.
Tidak hanya itu, Kang Ace juga melihat Buya Syakur sebagai ulama yang berada dan hadir di tengah-tengah masyarakat. “Beliau adalah seorang ulama. Tidak hanya di perguruan tinggi, tidak hanya di pesantren, tetapi kalau dalam bahasa kerennya adalah ulama yang ‘down to earth’ atau membumi.
Buya Dukung Golkar
Namun demikian dibalik itu semua, kata Kang Ace, yang paling membuatnya merasa sangat berbahagia dan gembira ternyata ulama kharismatik yang sudah melanglang buana di sejumlah negara Islam itu ternyata adalah pendukung Partai Golkar.
“Saya sungguh sangat bergembira. Ternyata Buya Syakur ini juga salah satu pendukung Golkar di Indramayu. Ya saya tadi mendapatkan cerita dari mas Daniel (Ketua Harian DPD Partai Golkar Jabar Daniel Muttaqien) beliau ini insyaallah masih konsisten di Partai Golkar, masih tercatat sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.
Disebutkan Kang Ace, keterlibatan Buya Syakur dan ulama-ulama lain di Partai Golkar bukan semata-mata untuk mendapatkan dukungan suara. Namun yang terpenting adalah terkait dengan pandangan keagamaannya. Karena memiliki kesamaan dengan pandangan keagamaan Partai Golkar.