kabargolkar.com - Haus untuk menimba ilmu dan menyuarakan aspirasi rakyat merupakan dua
karakter yang tak bisa dipisahkan dari seorang Henry Indraguna hingga berderet titel dan gelar kesarjanaannya.
Dua karakter ini pula, yang menjadikan Dr, Dr, Henry Indraguna, S.H., M.H.,C.Med.,C.R.A.,C.T.L.,C.M.L.C makin mantap selain berkarir sebagai advokat senior juga terjun di politik praktis, yang kini merapat di partai senior dan partai besar, paling berpengaruh dalam perjalanan bangsa dan negara, yang tak lain adalah Partai Golkar tersebut.
Bagi Henry, pendidikan adalah hal yang paling penting dan mendasar untuk menatap masa depan yang lebih baik dan cerah dalam karir serta kesejahteraan.
Karena itu, advokat kondang yang sudah banyak menyelesaikan kasus penting ini merasa perlu untuk tetap bisa menyelesaikan pendidikan doktoral di dua kampus berbeda di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yakni Universitas Borobudur, Jakarta dengan predikat cumlaude dengan IPK 3.98 dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka
Universitas Negeri 11 Maret (UNS) Surakarta dengan predikat cumlaude dan IPK 3,94
"Pendidikan itu penting untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas keilmuwan yang kita miliki. Meskipun saya sibuk jadi advokat dan politisi, saya tetap serius untuk menyelesaikan gelar di Program Studi Doktor Ilmu Hukum di dua universitas ternama. Nilai IPK di dua program pasca sarjana yang saya tempuh, alhamdulillah tidak mengecewakan. Puji Tuhan di UNS, indek prestasi mencapai 3.94, sedangkan di Universitas Borobudur IPK 3,98," ujar Henry yang karena kepiawaiannya dalam membesut Firma Hukum Henry Indraguna and partner mendapatkan ranking terbaik ke 5 Survei Indonesian Law Firm seluruh Indonesia.
Anggota Tim Ahli Hukum Perundangan-undangan Wantimpres ini menegaskan pendidikan bukan halangan baginya untuk berkiprah secara aktif dalam bidang perpolitikan Indonesia.
Justru menurutnya, ilmu yang didapatkan dari bangku kuliah makin memperkaya dan memberikan perbendaharaan bagi perkembangan dan kemajuan politik nasional.
Hal ini dia buktikan dengan posisi yang saat ini diamanahkan kepadanya oleh Partai Golkar, hadir untuk melayani rakyat dan bukan dilayani.
Kepercayaan dari Pimpinan Golkar kepada Henry saat ini sebagai Anggota Dewan Pakar Partai Golkar dan Fungsionaris Pusat Partai Golkar untuk mendulang elektoral di Dapil.Solo Raya.
Sebuah pencapaian yang tidak mudah bagi politisi yang terhitung new commer dalam kancah partai yang bercorak dominan warna kuning ini.
Di ormas pendiri Golkar pun, Henry juga didaulat memimpin Kino Golkar yang dipimpin Dave Akbarsyah Laksono dengan posisi sebagai Ketua PPK Kosgoro 1957.
"Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan di masyarakat. Makanya dengan posisi sekarang ini, saya harus seringkali turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi, menyerap, mengagregasi, memperjuangkan bahkan mencari solusi terbaik bagi rakyat. Prinsipnya, saya datang untuk melayani rakyat dab bukan untuk dilayani," beber Bacaleg Golkar DPR RI Dapil Jateng V (Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali) ini.
Henry juga menyebut bahwa saat ini, dia diberikan kepercayaan dan amanah oleh Partai Golkar untuk menjadi salah satu kader yang bertanggung jawab untuk memenangkannya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Presiden 2024