Kabargolkar.com – Seluruh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Bali menerima dan memberikan apresiasi atas laporan pertanggungjawaban Gubernur Bali atas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali 2022. Politisi Partai Golkar asal Bali, I Nyoman Sugawa Korry, memberikan beberapa catatan penting dalam rangka meningkatkan keberhasilan pembangunan Bali dimasa yang akan datang.
Ketua DPD Partai Golkar Bali ini memberikan catatan khusus seperti aspek pembangunan di bidang ekonomi, Pemerintah Daerah (Pemda) yang diharapkan lebih meningkatkan pertahiannya pada sektor pertanian, mengingat Nilai Tukar Petani (NTP) Bali tercatat baru mencapai 98,86 %, artinya petani Bali belum mampu memenuhi konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.
Menurut Sugawa Korry, perhatian untuk bantu petani tanaman pangan lebih ditingkatkan, begitu juga upaya mendorong produksi petani untuk eksport digalakkan, termasuk fasilitasi registrasi kebun kelompok-kelompok petani.
"Dari sisi pertumbuhan ekonomi Bali yang posisinya masih dibawah nasional dan tingkat inflasi yang berada pada posisi lebih tinggi dari nasional, agar mendapat atensi dengan baik," kata Sugawa Korry pada, Selasa, 13 Juni 2023.
Dari sisi pelestarian lingkungan, lanjut Doktor lulusan Universitas Brawijaya Malang Jatim, juga diharapkan mendapatkan prioritas penanganan, seperti penataan kawasan Danau Beratan, pengaturan pedagang dipinggir danau, bangunan yang menghalangi view danau agar ditata sehingga menjadi lebih baik.
Politisi senior asal Banyuatis Buleleng ini juga menyampaikan pelestarian hutan lindung khususnya di Jembrana 27.000 ha hutan dijaga oleh tenaga yang sangat terbatas, tidak dilengkapi untuk pengawasan hutan yang memadai seperti drone dan tenaga pengawas profesional diharapkan ke depan, lebih diperhatikan, termasuk kawasan hutan di kabupaten lainnya.
Khusus untuk kepemilikan Bank BPD Bali, Fraksi Golkar berharap penyertaan Provinsi Bali lebih ditingkatkan lagi, sehingga yang terbesar adalah saham provinsi, sebagaimana layaknya kedudukan Bank BPD adalah Bank BPD Provinsi Bali.
"Hal-hal tersebut, merupakan catatan khusus dari fraksi Golkar Bali, dan hal-hal lain akan disampaikan dalam pembahasan pada pembahasan tingkat selanjutnya," tegas Sugawa Korry mengakhiri.