Kabargolkar.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, secara resmi membuka program pelatihan UMKM-nya yang akan diikuti oleh sekitar seribu ibu-ibu, Sabtu (17/6/2023).
Pembukaan pelatihan UMKM ini digelar di kediaman Ida Yulita Susanti, Jalan Pelita, Garuda Sakti Km 3, Pekanbaru dan dihadiri oleh Sekretaris DPD Golkar Pekanbaru, Roni Amriel.
Dalam kata sambutanya, Ida Yuliati Susanti mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan dia terhadap kelompok perempuan.
Adapun pelatihan ini terdiri dari tiga bidang, yaitu pelatihan tata boga, tata rias, dan pangkas rambut. Dan akan diikuti oleh seribu lebih masyarakat dari berbagai kecamatan se-Kota Pekanbaru.
Ditegaskan politisi Partai Golkar ini, pelatihan seperti ini sebenarnya sudah lama dia jalankan, dan bukan hanya saat mau Pemilu saja.
Sebagai buktinya, peserta pelatihan menjahit periode lalu sudah dia berikan sertifikat dan mesin jahit.
"Kenapa saya lakukan ini? Karena saya punya impian bagaimana ibu-ibu bisa membantu ekonomi keluarga tanpa meninggalkan rumah," ujar Ida Yulita Susanti.
Karena pelatihan ini tidak bersumber dari APBD, sambung Ida Yulita, pelatihan yang dia taja tidak memiliki batas waktu. Dan semua peserta diperbolehkan mengikuti sampai memiliki skil dibuktikan dengan sertifikat.
Lebih jauh, ilmu ini akan diberikan oleh para pakar di tingkat nasional, seperti chef dan MUA profesional dari Jakarta.
"Buk Ida kalau buat pelatihan tidak nanggung-nanggung, pokoknya sampai bisa. Syaratnya, jangan bosan nengok buk Ida sajalah," candanya.
"Nanti kalau sudah pandai, kita kasih sarana dan prasarananya. Artinya kita tidak damping mendampingi, tapi kita kasih ilmu beserta alatnya," tambahnya.
Jika peserta sudah punya ilmu dan alatnya, kata Ida Yulita Susanti, maka diharapkan bisa menjual barang ataupun jasa itu melalui media sosial, sehingga tidak perlu menyewa tempat lagi.
Untuk pemasaran sendiri, Ida Yulita Susanti sudah mempersiapkan wadah yakni forum UMKM yang terhubung dengan jejaring nasional.
Jika nantinya ada pesanan dari luar daerah, Ida Yulita Susanti juga menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan perusahaan ekspedisi agar mendapatkan potongan harga.
"Semoga ibuk-ibuk yang akan mengikuti pelatihan diberi kemudahan dan bisa menjadikan ini sebagai sumber pendapatan keluarga, bisa untuk membantu meringankan biaya sekolah anak dan biaya rumah tangga,"ujarnya.