Kabargolkar.com - DPD II Partai Golkar Kota Jakarta Barat di bawah komando Richard Moertidjaya mencanangkan budaya baru dalam beroraganisasi dan berpolitik.
Partai berlambang beringin rimbun ini mendorong kreatifitas kader kader muda partai untuk bisa menjadi teman bagi rakyat dengan terus turun ke tengah tengah masyarakat.
Hal seperti itu adalah wujud kader yang siap berjuang menggerakkan mesin partai untuk meraih kemenangan di pesta demokrasi tahun 2024.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD II Partai Golkar Jakarta Barat, Frederik H menegaskan, untuk mewujudkan Golkar sebagai partai besar dan modern, pihaknya tak ingin lagi leha-leha dalam meraih simpati publik, di Golkar Jakarat Barat selain Ketua-nya yang masih Muda juga didukung jajaran pengurus yang didominasi kalangan Milenial, ini semakin diintensifkan bagi kader tersebut untuk terus bersosialisasi kepada masyarakat.
Salah satu upayanya adalah dengan mendatangi para masyarakat dari berbagai latar kehidupan yang disambangi oleh kader kader muda Partai Golkar Jakarta Barat yang dilakukan oleh seluruh kader di setiap kecamatan, kelurahan, hingga tingkat terbawah RT dan RW.
"Selama ini dibawah Komando Ketua Richard Moertidjaya, para pengurus Partai Golkar Jakarta Barat sangat antusias disetiap acara yang mendatangi masyarakat, dan yang paling kerennya lagi adalah cara cara kreatif dari para pengurus kalau mau berkatifitas menyapa warga, " jelas Pria yang biasa Erik ini dalam keterangannya kepada Kabargolkar.com, Sabtu (1/7/2023).
Menurutnya, kehadiran kader muda kreatif sangat penting dilakukan. Sebagai partai berbasis rakyat, Golkar Kota Jakarta Barat harus mulai menyiapkan pasukan tempur yang rill ada orangnya, dan siap dan bisa menyapa rakyat.
Karena melihat besarnya tuntutan dari kader bahwa Golkar harus kembali berjaya menjadi partai pemenang pemilu di semua kontestasi.
"Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami di Golkar Kota Jakarta Barat. Ini adalah pendekatan berjenjang dalam rangka mewujudkan organisasi modern untuk kemenangan partai dalam setiap momen kontestasi pemilu," Pungkas Erik.